Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia akan menghadapi Prancis dalam laga penentuan di fase grup Thomas Cup 2026. Indonesia mesti waspada dengan strategi tiga tunggal main duluan yang kemungkinan besar bakal dilakukan Prancis.
Prancis sudah menjelma jadi salah satu kuda hitam di Thomas Cup 2026. Meski kalah 1-4 dari Thailand di laga pertama, Prancis tetap harus jadi tim yang diwaspadai Indonesia.
Kemungkinan besar, Prancis akan kembali memakai strategi tiga tunggal main duluan. Strategi itu bisa dilakukan bila ada pemain tunggal yang rangkap bermain di nomor ganda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prancis punya sosok pemain tersebut dalam diri Christo Popov dan Toma Junior Popov. Kakak-beradik itu kompetitif sebagai tunggal dan juga punya peringkat lumayan bagus di nomor ganda.
Dengan memasang Popov bersaudara di dua nomor, otomatis format pertandingan berubah. Tiga tunggal bakal dimainkan lebih dulu barulah disusul dua nomor ganda di dua partai terakhir.
Prancis layak percaya diri mengajukan strategi tiga tunggal main duluan karena mereka punya komposisi yang bagus. Christo Popov duduk di peringkat empat, Alex Lanier ada di posisi 10, dan Toma Junior Popov ada di peringkat 17. Satu pemain lain adalah Enogat Roy yang ada di peringkat 95.
Komposisi tiga pemain terbaik Prancis itu, bila melihat ranking, bahkan lebih unggul dibandingkan komposisi tunggal Indonesia. Jonatan Christie ada di posisi 5, Alwi Farhan di peringkat 14, dan Moh Zaki Ubaidillah di ranking 39. Anthony Ginting yang juga ada dalam skuad untuk sementara ada di peringkat 46.
Saat menghadapi Thailand, Prancis juga menebar ancaman dengan strategi tersebut. Namun Kunlavut Vitidsarn dan Panitchaphon Teeraratsakul bisa mengalahkan Christo Popov dan Alex Lanier. Alhasil, Thailand bisa ada di atas angin dan memenangkan laga dengan skor telak 4-1.
(ptr/abs)
Add
as a preferred source on Google


















































