Truk Fuso Canter Diuji Pakai BBM Diesel B50, Bagaimana Hasilnya?

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB/Fuso) mengungkap hasil pengujian atas penggunaan bahan bakar biodiesel B50 pada kendaraan komersialnya. Unit yang digunakan Fuso adalah Canter dengan jarak tempuh mencapai 40 ribu kilometer.

Sales and Marketing Director KTB Aji Jaya mengatakan usai pengujian selesai, kendaraan lalu diperiksa dan dianalisis untuk melihat dampak penggunaan B50 terhadap mesin. Hasilnya, mereka tidak menemukan dampak negatif yang signifikan terhadap mesin kendaraan selama pengujian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah kita pada saat pengetesan B50, Canter dilibatkan. Jadi ada satu Canter kita yang diikutsertakan dalam tes B50 ini. Jaraknya 40 ribu km untuk tes itu," kata Aji di GIIAS 2026, ICE BSD, pekan kemarin.

"Setelah 40 ribu km, kami cek, analisa, tidak ditemukan hal-hal yang signifikan negatif terhadap engine kendaraan dari pemakaian B50 ini. Secara tes kami sudah bisa melewatinya," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, Aji menilai pemilik kendaraan komersial tetap perlu memperhatikan perawatan apabila menggunakan B50, khususnya kendaraan yang sudah memenuhi standar emisi Euro 4.

Aji menyebut Pertamina Dex merupakan bahan bakar yang paling sesuai untuk kendaraan tersebut. Namun, bagi konsumen yang menggunakan kendaraan Euro 4 dan ingin memakai B50, perusahaan memberikan sejumlah panduan agar performa kendaraan tetap terjaga.

"Nah yang cocok sebenarnya Pertamina Dex. Maka kami ada semacam guidance kepada konsumen yang menggunakan Euro 4 tapi mau menggunakan B50, itu ada beberapa saran atau guidance dari kita untuk dilakukan," ujarnya.

Salah satu hal yang ditekankan adalah kedisiplinan melakukan perawatan kendaraan. Konsumen juga diminta rutin melakukan pengecekan serta penggantian filter dan komponen lain sesuai kebutuhan.

"Ya yang paling penting adalah para konsumen bisa melakukan secara disiplin perawatan kendaraan mereka, pengecekan filter, penggunaan bahan bakar yang bagus, kemudian ada beberapa saran kita untuk bisa memastikan kendaraan beroperasi dengan maksimal," ungkapnya.

"Salah satunya filternya harus rutin, kemudian penggunaan injector cleaner, untuk memastikan injektornya dapat berfungsi dengan baik".

(fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |