Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memecat Jaksa Agung Pam Bondi usai ramai kritikan soal dokumen Jeffrey Epstein.
Pemecatan itu diumumkan Trump melalui akun Truth Social-nya, Kamis (2/4). Sebagai gantinya, posisi itu akan diisi oleh Wakil Jaksa Agung Todd Blanche, yang akan menjabat sebagai pelaksana tugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bondi akan beralih ke pekerjaan baru yang sangat dibutuhkan dan penting di sektor swasta," tulis Trump.
"Pam Bondi adalah seorang patriot Amerika yang hebat dan seorang teman setia. Ia setia melayani saya sebagai Jaksa Agung selama setahun terakhir. Pam melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengawasi penindakan besar-besaran terhadap kejahatan di seluruh negeri kita," tambahnya memuji Bondi.
Melansir CNN, seorang sumber mengatakan alasan pemecatan Bondi. Penanganan Bondi yang dinilai tidak becus mengatasi kegaduhan terhadap dokumen kasus Jeffrey Epstein jadi salah satu alasannya.
"Trump merasa frustrasi dengan Bondi dalam berbagai hal, termasuk penanganannya terhadap dokumen Jeffrey Epstein," ujar sumber.
Selain itu, Bondi juga dinilai tidak cukup menyelidiki atau menuntut lawan-lawan politik Trump.
Bondi merupakan jajaran kabinet kedua yang dipecah Trump dalam beberapa pekan terakhir. Maret lalu, Trump memecat Kristi Noem sebagai Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri.
Bondi sendiri merupakan salah satu teman setia Trump. Namun, ia banyak dikecam oleh sejumlah pendukung Trump lantaran gagal menangani perilisan dokumen Jeffrey Epstein.
Kasus Epstein dianggap menjadi beban politik bagi Trump, yang dikenal sebagai teman lama Epstein.
Bondi juga dianggap gagal dalam menuntut sejumlah pihak yang berseberangan dengan Trump, seperti mantan Direktur FBI James Comey dan Jaksa Agung New York Letitia James.
(asr)
Add
as a preferred source on Google


















































