Jakarta, CNN Indonesia --
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Sindur, Pengasinan 1, Bogor, meminta maaf buntut memasukkan buah kecapi dalam menu makan bergizi gratis (MBG).
Belakangan buah kecapi menjadi salah satu sajian dalam MBG viral di media sosial.
"Untuk penerima manfaat kami, saya selaku kepala SPPG Bogor Gunung Sindur Pengasinan memohon maaf atas ketidaksesuaian," kata Kepala SPPG melalui Instagram @sppgdesapengasinan, Selasa (20/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui bahwa menu makanan yang memberikan buah kecapi itu viral dan menjadi sorotan di media sosial.
Foto dan video buah kecapi menjadi menu itu viral lantaran dinilai buah tersebut dinilai tidak tepat sasaran.
"Bahwasanya 19 Januari 2026 telah tersebar video viral yang menyatakan bahwa buah pada menu tersebut tidak tepat sararan untuk kelompok usia balita, TK, PAUD, SD Kelas 1 sampai Kelas 3," ujar dia.
Ia pun berjanji akan mengevaluasi itu ke depan. Ia berjanji kejadian serupa takkan terulang nanti.
Pada saat yang sama, Kepala SPPG Pengasinan 1 juga mengungkap alasan mereka memasukkan kecapi sebagai menu, yakni mengedukasi penerima manfaat mengenai buah lokal.
"Lalu hal tersebut menjadi bahan evaluasi kami dalam memilih buah agar tidak terulang kembali," ucap dia.
(mnf/ugo)

















































