Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung buka suara soal bahan bakar minyak (BBM) di SPBU swasta Shell kembali langka.
Yuliot mengatakan proses perizinan impor BBM swasta sebenarnya telah berjalan.
"Yang ini kalau untuk izin impor itu kan prosesnya sudah berjalan," ujar Yuliot di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (30/1) dikutip Detikfinance.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan SPBU swasta sudah bisa melakukan proses impor secara mandiri atau alternatif lain melalui kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) untuk pengadaan BBM.
"Itu kan kemarin itu seharusnya SPBU swasta itu kan sudah bisa melaksanakan proses, apakah sendiri ataupun itu kalau memang belum mendapatkan sumber, itu kan bekerja sama dengan Pertamina," terangnya.
Yuliot memastikan Kementerian ESDM terus bersinergi agar ketersediaan BBM di SPBU swasta dan Pertamina terjamin.
"Tetap kita usahakan sinergi bagaimana ketersediaan BBM baik oleh Pertamina maupun oleh Badan Usaha, itu bisa tetap itu berjalan. Itu mungkin hal yang perlu kita evaluasi kembali," kata Yuliot.
Sementara itu, President Director and Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengungkap pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku.
"Shell Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan BBM selama ini, sehingga kami dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM berkualitas melalui mitra kami," ungkap Ingrid, dikutip Detikoto.
Stok BBM di SPBU Shell terpantau kembali langka. Dalam beberapa waktu terakhir, konsumen mulai kesulitan mendapatkan BBM di SPBU merek perusahaan. yang berkantor pusat di London, Inggris itu.
Berdasarkan pantauan Detikoto, di Jakarta hanya tersisa empat SPBU yang masih memiliki bensin jenis Super alias RON 92, per Kamis (29/1). Adapun di Tangerang dan Bekasi stoknya kosong.
Sementara itu, di Bogor masih ada dua SPBU Shell yang memiliki stok bensin RON 92.
"Kami berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya, agar berbagai varian produk BBM tersedia kembali di jaringan SPBU Shell sesuai standar bahan bakar berkualitas Shell," kata President Director dan Managing Directr Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian kepada Detikoto, Kamis (29/1).
Tahun lalu, stok BBM Shell juga sempat mengalami kelangkaan. Stok bensin baru bisa terpenuhi setelah perusahaan bersepakat untuk mengimpor base fuel melalui Pertamina.
Sayangnya, kondisi tersebut tak berlangsung lama, tepatnya sebulan setelah menjual BBM impor dari Pertamina, stok BBM Shell langka lagi.
(fln/sfr)
















































