10 Makanan yang Diklaim Sehat Tapi Nggak Sesehat Itu, Sering Kamu Beli

4 hours ago 6

CNN Indonesia

Rabu, 17 Jun 2026 21:00 WIB

Makanan yang diklaim sehat tapi nggak sesehat itu Ilustrasi. Beberapa makanan diklaim menyehatkan tapi sebenarnya ada risiko kesehatan yang mengintai jika kamu tidak bijak dalam mengonsumsi daftar makanan berikut. (Sherley Gucci)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Ingin sehat? Sebagian orang mulai memilih mengonsumsi makanan dan minuman yang berlabel "healthy". Padahal meski diberi label tersebut, tapi produk-produk itu tidak benar-benar menyehatkan. Berikut makanan yang diklaim sehat tapi nggak sesehat itu.

Banyak orang beranggapan bahwa produk makanan yang dikenal baik untuk kesehatan, maka kandungan gizinya pasti baik. Namun, di balik citra sehat yang ditampilkan, ternyata ada beberapa makanan yang mengandung bahan tambahan dalam jumlah cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, penting untuk memahami kandungan gizi dan cara konsumsi makanan tersebut untuk menjaga pola makan yang seimbang. 

Makanan yang diklaim sehat tapi nggak sesehat itu

Cek daftar berikut. Jika kamu cukup sering beli dan mengonsumsi produk-produk berikut, sebaiknya mulai sekarang mulai dibatasi atau konsumsi dengan lebih bijak.

1. Yogurt rasa buah

Yogurt dikenal sebagai sumber probiotik, protein, dan kalsium yang baik untuk kesehatan pencernaan. Namun, banyak yogurt berperisa mengandung gula tambahan dalam jumlah cukup tinggi.

Kandungan gula tersebut dapat mengurangi manfaat kesehatan yang seharusnya diperoleh dari yogurt. Sebagai alternatif, pilih yogurt plain tanpa pemanis dan tambahkan potongan buah segar seperti stroberi, pisang, atau mangga untuk memberikan rasa manis alami.

2. Granola bar

Granola bar sering dijadikan cemilan praktis karena mengandung oat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sayangnya, banyak produk granola bar yang mengandung gula tambahan, sirup pemanis, serta lemak berkualitas rendah.

Meski terlihat sehat, kandungan kalorinya bisa cukup tinggi. Sebelum membeli, periksa daftar bahan dan pilih produk dengan kandungan gula yang lebih rendah.

3. Oatmeal instan

Oatmeal merupakan makanan tinggi serat yang baik untuk kesehatan. Namun, oatmeal instan dengan berbagai rasa sering kali mengandung gula tambahan, pemanis buatan, dan perisa sintetis.

Pilihan yang lebih baik adalah menggunakan oat polos, kemudian menambahkan buah segar dan rempah seperti kayu manis untuk meningkatkan cita rasa secara alami.

4. Smoothie kemasan

Makanan yang diklaim sehat tapi nggak sesehat ituIlustrasi. Smoothie instan termasuk dalam makanan yang diklaim sehat tapi nggak sesehat itu. lebih baik racik sendiri smoothie di rumah. (Freepik)

Smoothie kemasan sering dipromosikan sebagai cara praktis untuk mengonsumsi buah dan sayuran. Akan tetapi, banyak produk smoothie siap minum mengandung gula tambahan, perisa buatan, serta pengawet.

Selain itu, sebagian produk memiliki kandungan protein yang rendah sehingga kurang membantu menjaga kestabilan gula darah. Membuat smoothie sendiri dari buah segar dan sumber protein seperti yogurt atau susu tinggi protein bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.

5. Keripik sayur

Keripik sayur kerap dianggap lebih sehat dibandingkan keripik kentang biasa karena terbuat dari bahan seperti bit, ubi jalar, atau kale. Namun, banyak produk keripik sayur yang digoreng dengan minyak dalam jumlah besar dan diberi tambahan perasa maupun gula.

Akibatnya, kandungan kalori dan lemaknya tetap tinggi. Jika ingin menikmatinya, membuat versi panggang sendiri di rumah bisa menjadi alternatif yang lebih baik.

6. Buah kering

Buah kering seperti kismis, mangga kering, atau cranberry kering memang mengandung vitamin dan serat. Namun, proses pengeringan membuat kadar gula menjadi lebih terkonsentrasi dibandingkan buah segar.

Beberapa produk juga ditambahkan gula dan pengawet. Karena itu, konsumsilah dalam jumlah wajar dan pilih produk tanpa tambahan gula.

7. Protein bar dan fiber bar

Protein bar maupun fiber bar sering dipilih sebagai camilan sehat yang praktis. Meski sebagian produk memiliki kandungan gizi yang baik, tidak sedikit yang mengandung gula tambahan, pemanis buatan, dan berbagai bahan olahan.

Dalam beberapa kasus, kandungan gulanya bahkan setara dengan permen atau coklat batangan. Sebagai pengganti, kacang-kacangan tanpa garam dapat menjadi sumber protein dan serat yang lebih alami.

8. Pretzel

Makanan yang diklaim sehat tapi nggak sesehat ituIlustrasi. Pretzel terbuat dari tepung terigu putih olahan yang berpotensi menaikkan kadar gula darah. (Thinkstock/cmfotoworks)

Pretzel merupakan camilan panggang yang populer dan umumnya dibuat dari tepung, air, garam, serta ragi. Banyak orang menganggap pretzel sebagai pilihan camilan yang lebih sehat karena kandungan lemaknya relatif rendah dan bahan pembuatannya terlihat sederhana.

Akan tetapi, sebagian besar pretzel dibuat menggunakan tepung terigu putih olahan (refined flour). Jenis tepung ini dapat dicerna lebih cepat oleh tubuh sehingga berpotensi menyebabkan lonjakan gula darah dalam waktu singkat. Selain itu, pretzel juga cenderung rendah serat dan protein, sehingga kurang memberikan rasa kenyang yang bertahan lama.

9. Saus salad rendah lemak

Banyak orang memilih saus salad rendah lemak karena dianggap lebih baik untuk menjaga berat badan. Padahal, untuk menggantikan rasa dan tekstur lemak yang hilang, produsen sering menambahkan gula, natrium, atau bahan tambahan lainnya.

Pilihan yang lebih baik adalah membuat saus salad sendiri menggunakan minyak zaitun, perasan lemon, cuka, dan rempah-rempah alami.

10. Trail mix kemasan

Trail mix merupakan campuran kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah kering yang sering dianggap sebagai camilan sehat. Namun, produk kemasan sering kali ditambah cokelat, buah kering bergula, atau lapisan pemanis yang meningkatkan kandungan kalori dan gula secara signifikan.

Membuat trail mix sendiri dengan kacang tanpa garam dan buah kering tanpa gula tambahan dapat membantu menjaga kualitas nutrisinya.

Memahami daftar makanan yang diklaim sehat tapi nggak sesehat itu dapat membantu Anda menjadi lebih bijak saat memilih makanan sehari-hari. Dengan cara ini, Anda dapat memperoleh manfaat kesehatan yang lebih optimal dan terhindar dari konsumsi gula, lemak, maupun bahan tambahan yang berlebihan.

(gas/els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |