Jakarta, CNN Indonesia --
Dua petinggi Juventus, Damien Comolli dan Giorgio Chiellini, dijatuhi sanksi berat buntut berlebihan saat melawan lawan Inter Milan di Liga Italia, akhir pekan lalu.
Hukuman diberikan Komisi Disiplin FIGC setelah Comolli dan Chiellini terlibat konfrontasi berlebihan dengan wasit Federico La Penna setelah laga kompetisi Serie A melawan Inter Milan, Sabtu (14/2).
Insiden tersebut terjadi saat jeda babak pertama pertandingan atau beberapa saat setelah kartu merah yang diterima bek Pierre Kalulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Football Italia melaporkan, hukuman terberat diberikan kepada CEO Juventus Comolli. Ia dilarang mendampingi tim hingga 31 Maret dan harus membayar denda 15.000 euro.
Comolli dinilai menunjukkan 'sikap agresif dan sangat mengintimidasi' terhadap wasit Federico La Penna di lorong menuju ruang ganti.
Laporan dari Komisi Disiplin FIGC menambahkan Comolli berusaha melakukan kontak fisik kepada wasit. Beruntung upaya Comolli dicegah pelatih Juventus dan staf lainnya. Perilaku ini juga berlanjut di luar ruang ganti wasit.
Chiellini juga dihukum karena memprotes dengan cara yang marah dan tidak sopan di lorong dan di luar ruang ganti wasit.
Bek legendaris Juventus dan timnas Italia tersebut dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di sepak bola hingga 27 Februari.
Sementara Pierre Kalulu harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan, meskipun secara keliru dikeluarkan dari lapangan pada menit ke-42 dalam Derby d'Italia yang berlangsung panas.
Duel sengit tersebut dimenangkan Inter Milan degan skor 3-2. Hasil ini mengukuhkan Nerazzurri di puncak klasemen dengan 61 poin, sementara Si Nyonya Tua tertahan di peringkat kelima.
(jun)


















































