3 Korban Tabrakan Bus ALS vs Truk BBM Alami Luka Bakar 80-99 Persen

2 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak tiga korban luka berat akibat kecelakaan maut antara bus ALS dengan truk tangki pengangkut BBM di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan tengah menjalani perawatan di RSUD Rupit.

"Tiga korban ini sedang dalam perawatan intensif di RSUD Rupit, satu orang mengalami trauma inhalasi dan kondisi kritis, dan dua orang dalam pengawasan ketat," kata Kasi Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Rupit, Riska Dwi Julianti dalam wawancara dengan CNNIndonesia TV, Rabu (6/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Riska mengatakan ketiga korban itu terdiri dari perempuan usia 30 tahun, laki-laki usia 31 tahun dan laki-laki usia 44 tahun. Ketiganya tiba di RSUD Rupit dalam kondisi sadar dan bisa diajak komunikasi.

Riska mengungkapkan ketiga korban mengalami luka bakar dengan kondisi berat dan saat ini dirawat di ruang ICU.

"Untuk yang dua korban itu (luka bakar) hampir 80 persen, yang satu korban 99 persen," ucap dia.

"Sekarang itu satu orang dirawat di ICU dengan ventilator, dua orang juga di ICU untuk pengawasan ketat. Untuk pengobatan baru terapi-terapi dan akan dilaksanakan tindakan, kondisi ini kan kalau lagi perbaikan untuk dilakukan tindakan operasi besok pagi untuk dua orang, untuk satu orang kita perbaiki dulu untuk trauma inhalasi," sambungnya.

Lebih lanjut, Riska menyampaikan RSUD Rupit juga sempat merawat satu korban luka ringan akibat kejadian nahas tersebut. Namun, saat ini sudah dipulangkan.

Sebelumnya, kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5) siang.

Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.

Sopir bus ALS kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar.

Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.

Insiden naas itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia di lokasi. Para korban ini di antaranya sopir bus ALS, 13 penumpang bus ALS, satu sopir truk tangki dan satu satu kernet truk tangki.

Selain itu, kecelakaan tersebut juga menyebabkan tiga orang luka berat dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

(dis/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |