5 Penyebab Bulu Mata Rontok dan Cara Mengatasinya

1 hour ago 7

CNN Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 19:10 WIB

Ada sejumlah penyebab bulu mata rontok. Ketahui apa saja penyebab dan bagaimana cara mengatasinya di sini. Ilustrasi. Bulu mata sering rontok? Ketahui apa saja penyebabnya dan cara mengatasinya. (Giuliamar/Pixabay)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Bulu mata rontok merupakan hal yang biasa terjadi. Namun, kerontokan berlebihan atau penipisan bulu mata perlu jadi perhatian. Lantas apa saja penyebab bulu mata rontok?

Bulu mata tak sekadar berfungsi untuk mempercantik wajah. Bagian mata ini melindungi mata dari kotoran yang dapat menghalangi penglihatan dan menyebabkan infeksi atau cedera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab bulu mata rontok

Dalam dunia medis, bulu mata rontok dikenal dengan istilah madarosis. Menukil American Academy of Ophthalmology, bulu mata memiliki siklus tumbuh, rontok, dan tumbuh kembali setiap 6 sampai 10 minggu.

Normalnya, bulu mata bisa rontok antara satu hingga lima helai setiap harinya. Kerontokan bulu mata yang lebih cepat dan banyak bisa jadi indikasi masalah kesehatan tertentu.

Berikut ini beberapa penyebab bulu mata rontok dan cara mengatasinya, melansir berbagai sumber.

1. Iritasi kosmetik

Membiarkan riasan mata terlalu lama, serta sering menggunakan ekstensi bulu mata dan penjepit bisa merusak bulu mata dan mempercepat kerontokan.

Kerontokan bulu mata juga bisa disebabkan oleh alergi terhadap maskara dan lem yang digunakan untuk memasang eyelash extension.

2. Peradangan bulu mata

Penyebab bulu mata rontok lainnya, yakni adanya peradangan pada bulu mata atau blefaritis. Gejalanya berupa rasa gatal atau terbakar disertai kemerahan atau pembengkakan pada kelopak mata.

Blefaritis merupakan kondisi yang terjadi ketika kelenjar minyak yang tersumbat di dekat pangkal bulu mata menyebabkan peradangan kronis dan masalah pada folikel bulu mata.

3. Kanker kulit

Menukil Cleveland Clinic, beberapa masalah kesehatan bisa menjadi penyebab bulu mata rontok, seperti:

  • Penyakit autoimun seperti alopecia areata, lupus, dan skleroderma.
  • Kondisi hormonal seperti hipotiroidisme.
  • Infeksi seperti virus herpes simpleks (HSV), HIV dan AIDS, sifilis, dan tuberkulosis (TB).
  • Menopause.
  • Kanker kulit.

4. Trikotilomania

Trikotilomania adalah kondisi tekanan emosional atau psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki kebiasaan mencabut bulu matanya sendiri.

Seseorang yang mengidap kelainan ini, sering mengalami dorongan yang tidak tertahankan untuk mencabut rambut yang ada di tubuh. Baik itu rambut di kulit kepala, alis, bulu mata, maupun bagian tubuh lainnya.

Kondisi ini bisa terkait erat dengan riwayat keluarga, usia, stres, atau kondisi kesehatan lain, seperti depresi atau gangguan obsesif-kompulsif.

5. Kekurangan vitamin

Kerontokan bulu mata juga dapat terjadi karena kekurangan vitamin tertentu. Secara khusus, kekurangan biotin, seng, dan zat besi terbukti berperan dalam pertumbuhan bulu mata.

Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter dan lakukan tes darah untuk memastikannya sebelum mulai mengonsumsi vitamin tambahan.

Cara Mengatasi Bulu Mata Rontok

Itu dia beberapa penyebab bulu mata rontok. Namun bagaimana cara mengatasinya? Merangkum berbagai sumber, berikut ini beberapa cara untuk mengatasinya:

  • Rutin bersihkan area mata, terutama setelah menggunakan riasan atau makeup pada bagian mata.
  • Gunakan serum khusus untuk mendorong pertumbuhan bulu mata.
  • Konsumsi makanan mengandung protein, biotin, dan zat besi untuk mendukung pertumbuhan bulu mata dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
  • Oleskan minyak zaitun di area kelopak mata setiap malam.

Demikian penjelasan mengenai penyebab bulu mata rontok dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

[Gambas:Video CNN]

(pua/rti)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |