CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 11:00 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa amalan malam Nisfu Syaban yang bisa dilakukan umat Muslim. (iStock/leolintang)
Jakarta, CNN Indonesia --
Nisfu Syaban dianggap sebagai salah satu malam istimewa dalam Islam. Umat Islam dianjurkan melakukan berbagai amalan di malam Nisfu Syaban.
Nisfu Syaban merupakan hari pada pertengahan bulan Syaban. Di malam ini, Allah SWT memberikan banyak berkah bagi umat Islam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malam ini juga dikenal sebagai malam pengampunan. Allah SWT bakal membuka pintu pengampunan yang seluas-luasnya di malam ini.
Malam Nisfu Syaban akan berlangsung pada malam ke-15 di bulan Syaban. Pada tahun ini, malam Nisfu Syaban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026 malam.
Amalan malam Nisfu Syaban
Banyak hal yang bisa dilakukan umat Muslim di malam Nisfu Syaban. Berikut beberapa amalan malam Nisfu Syaban.
1. Memperbanyak doa
Perbanyak doa di malam Nisfu Syaban. Hadis menyebutkan bahwa doa di malam ini adalah doa yang tidak akan ditolak.
"Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Syaban, malam Jumat, malam Idulfitri, dan malam Iduladha."
2. Memperbanyak syahadat
Jangan lupa juga untuk memperbanyak syahadat di malam ini. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat yang mulia.
3. Salat sunah
Selain salat wajib, umat Islam juga bisa melakukan salat sunah di malam ini. Beberapa di antaranya adalah salat tahajud, salat hajat, salat tobat, dan salat tasbih.
4. Berzikir
Ilustrasi. Berzikir, salah satu amalan malam Nisfu Syaban. (istockphoto./nazar_ab)
Umat Islam juga dianjurkan menghabiskan malam Nisfu Syaban dengan berzikir.
Ucapkan istigfar, tahmid, takbir, salawat sebanyak 100 kali.
5. Membaca surat Yasin
Umat Islam juga dianjurkan membaca surat Yasin di malam Nisfu Syaban. Baca surat Yasin tiga kali dengan niat yang berbeda.
Niat pertama untuk memohon umur yang penuh kebaikan. Niat kedua meminta rezeki halal dan keberkahan. Dan niat yang terakhir untuk perlindungan dari berbagai musibah dan kesulitan.
6. Puasa sunah
Hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan, Rasulullah SAW selalu berpuasa di bulan Syaban.
"Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa dalam satu bulan lebih banyak daripada di bulan Syaban."
Puasa Nisfu Syaban jadi salah satu cara untuk membersihkan jiwa dan meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT jelang bulan Ramadan.
Demikian beberapa amalan malam Nisfu Syaban.
(asr)

















































