CNN Indonesia
Kamis, 18 Jun 2026 20:45 WIB
Ilustrasi. Membacakan dongeng sebelum tidur ini mungkin tampak sederhana tapi ternyata menyimpan berbagai dampak positif bagi tumbuh kembang anak. (Istockphoto/Getty Images/gorodenkoff)
Jakarta, CNN Indonesia --
Dongeng sebelum tidur menjadi bagian dari tradisi pengasuhan yang dilakukan banyak orang tua sejak lama. Aktivitas sederhana ini ternyata menyimpan berbagai dampak positif bagi tumbuh kembang anak.
Berikut manfaat dongeng anak sebelum tidur yang bisa menjadi bekal bagi masa depan anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kebiasaan membacakan cerita masih memiliki peran penting dalam kehidupan anak. Interaksi langsung antara orang tua dan anak saat mendengarkan cerita memberikan pengalaman yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh perangkat digital.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan emosional dalam keluarga. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang rutin mendengarkan dongeng memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan kosakata, kemampuan komunikasi, dan daya imajinasi yang baik.
Kebiasaan ini bahkan dapat memberikan manfaat jangka panjang hingga anak memasuki usia sekolah.
Manfaat dongeng anak sebelum tidur
Dikutip dari berbagai sumber, berikut manfaat dongeng anak sebelum tidur yang perlu diketahui orang tua.
1. Mengembangkan imajinasi dan kreativitas anak
Salah satu manfaat dongeng anak sebelum tidur yang paling dikenal adalah kemampuannya dalam merangsang imajinasi. Saat mendengarkan cerita, anak membayangkan tokoh, tempat, suasana, dan berbagai peristiwa yang tidak mereka lihat secara langsung.
Menurut Beyond Bedtime, imajinasi yang sehat menjadi fondasi munculnya kreativitas dan kemampuan menemukan solusi atas berbagai masalah. Kebiasaan mendengarkan cerita membantu anak memvisualisasikan berbagai kemungkinan baru sehingga mereka lebih terbuka terhadap ide-ide kreatif ketika tumbuh dewasa.
2. Memperkaya kosakata dan kemampuan bahasa
Ilustrasi. Membacakan dongeng sebelum tidur dapat memperkaya perbendaharaan kosakata anak. (Foto: iStockphoto/teksomolika)
Dongeng sebelum tidur juga berperan penting dalam memperkaya perbendaharaan kata anak. Melalui cerita, anak mendengar berbagai kata, kalimat, dan ungkapan yang mungkin belum mereka temui dalam percakapan sehari-hari.
The British Psychological Society menjelaskan bahwa anak yang terbiasa mendengarkan buku atau cerita sejak usia dini cenderung memiliki perkembangan bahasa yang lebih baik. Kosakata yang lebih kaya juga menjadi modal penting untuk mendukung kemampuan membaca dan memahami pelajaran di kemudian hari.
3. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi
Kegiatan mendongeng tidak hanya melibatkan proses mendengar, tetapi juga interaksi dua arah antara orang tua dan anak. Anak biasanya akan bertanya tentang jalan cerita, karakter, atau peristiwa yang mereka dengarkan.
Kondisi tersebut membantu anak belajar menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, serta memahami cara berkomunikasi yang efektif. Karena itu, manfaat dongeng anak sebelum tidur juga dapat mendukung keterampilan berbicara dan kemampuan mengekspresikan pikiran secara lebih baik.
Cerita seringkali menampilkan berbagai karakter dengan latar belakang, perasaan, dan pengalaman yang berbeda. Saat mengikuti alur cerita, anak belajar memahami sudut pandang tokoh-tokoh tersebut.
Penelitian yang dibahas dalam The British Psychological Society menunjukkan bahwa pembacaan cerita dapat membantu anak memahami emosi, pikiran, dan keyakinan orang lain. Kemampuan ini menjadi dasar penting dalam pembentukan empati dan hubungan sosial yang sehat.
5. Membantu anak mengelola emosi dan stres
Manfaat dongeng anak sebelum tidur berikutnya adalah membantu anak menghadapi emosi yang kuat, seperti takut, marah, atau sedih. Melalui cerita, anak dapat belajar mengenali berbagai perasaan sekaligus menemukan cara menghadapinya.
Beyond Bedtime menjelaskan bahwa imajinasi memungkinkan anak mengolah ketakutan atau kecemasan menjadi sesuatu yang lebih mudah dipahami. Ketika anak terbiasa mengeksplorasi perasaan melalui cerita, mereka cenderung memiliki kemampuan regulasi emosi yang lebih baik.
6. Meningkatkan kemampuan bercerita dan daya pikir
Kebiasaan mendengarkan dongeng membantu anak memahami urutan peristiwa, hubungan sebab-akibat, serta tujuan dari setiap karakter dalam cerita. Kemampuan tersebut menjadi dasar perkembangan keterampilan naratif atau kemampuan bercerita.
Anak yang sering mendengar cerita biasanya lebih mudah menceritakan kembali suatu kejadian secara runtut. Selain itu, mereka juga belajar memahami alur berpikir yang logis, sehingga kemampuan kognitifnya berkembang secara bertahap.
7. Mempererat ikatan emosional dengan orang tua
Selain manfaat akademik dan kognitif, dongeng sebelum tidur juga menghadirkan manfaat emosional yang sangat penting. Momen membaca cerita bersama memberikan kesempatan bagi orang tua dan anak untuk berinteraksi tanpa gangguan dari aktivitas lain.
Suasana hangat yang tercipta saat mendongeng dapat membuat anak merasa diperhatikan, dicintai, dan aman. Kedekatan emosional tersebut membantu membangun hubungan yang lebih kuat antara orang tua dan anak, sekaligus menjadi kenangan positif yang berharga bagi keduanya.
Dengan demikian, manfaat dongeng anak sebelum tidur ternyata jauh lebih luas daripada sekadar mengantar anak terlelap. Karena itu, meluangkan beberapa menit setiap malam untuk membacakan cerita dapat menjadi investasi berharga bagi perkembangan anak.
Dengan rutinitas yang konsisten, manfaat dongeng anak sebelum tidur dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan anak, baik pada masa kanak-kanak maupun saat mereka tumbuh dewasa.
(gas/fef)
Add
as a preferred source on Google


















































