CNN Indonesia
Senin, 19 Jan 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Ada segudang manfaat protein yang sayang jika dilewatkan. (iStockphoto/Yulia Gusterina)
Jakarta, CNN Indonesia --
Alasan penting konsumsi protein kerap menjadi topik yang tak pernah lepas dari perbincangan seputar diet dan gaya hidup sehat. Protein bukan hanya nutrisi pembentuk otot, tetapi juga elemen krusial dalam berbagai proses vital tubuh, termasuk membantu menurunkan berat badan secara berkelanjutan.
Sedang menjalani program diet? Maka, mengakrabkan diri dengan protein adalah langkah bijak. Nutrisi makro satu ini dikenal luas di kalangan pencinta olahraga karena perannya dalam pembentukan dan pemeliharaan massa otot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, manfaat protein ternyata jauh lebih luas daripada itu. Lewat konsumsi protein yang cukup, berat badan ideal bukan lagi sekadar angan.
Setidaknya, ada lima cara utama protein bekerja membantu menurunkan dan menjaga berat badan, berikut manfaatnya melansir berbagai sumber:
1. Meningkatkan rasa kenyang
Protein dikenal mampu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Pola makan tinggi protein telah dikaitkan dengan peningkatan rasa kenyang dan penurunan nafsu makan.
Mengutip Health, konsumsi protein meningkatkan hormon pemicu kenyang seperti glucagon-like peptide-1 (GLP-1) dan cholecystokinin (CCK), sekaligus menurunkan kadar hormon lapar ghrelin. Hasilnya, keinginan makan berlebih pun bisa ditekan.
2. Tubuh membakar lebih banyak kalori
Tubuh membutuhkan energi untuk mencerna, menyerap, dan memetabolisme makanan. Proses ini dikenal sebagai thermic effect of food (TEF).
Protein memiliki efek termal paling tinggi dibandingkan karbohidrat dan lemak. Sekitar 20-30 persen kalori dari protein akan terbakar hanya untuk proses pengolahannya di dalam tubuh. Alasan penting konsumsi protein semakin jelas, yakni tubuh bekerja lebih keras, kalori pun lebih banyak terbakar.
3. Membantu menjaga tubuh tetap ramping
Menambahkan asupan protein juga penting untuk menjaga komposisi tubuh. Protein membantu mengurangi penumpukan lemak, terutama di area perut, sekaligus mempertahankan massa otot.
Menukil Cleveland Clinic, protein berperan dalam pembentukan otot sehingga dapat mencegah hilangnya massa otot saat berat badan turun. Tubuh pun terlihat lebih kencang dan proporsional.
4. Lebih sedikit lemak yang disimpan
Dalam proses penurunan berat badan, meminimalkan kalori yang disimpan sebagai lemak menjadi kunci. Dari tiga makronutrien utama, protein merupakan yang paling sulit diubah menjadi lemak tubuh.
Artinya, meski porsi protein ditingkatkan, risiko penumpukan lemak relatif lebih rendah dibandingkan konsumsi karbohidrat dan lemak berlebih.
5. Mencegah berat badan naik kembali
Menurunkan berat badan memang menantang, tetapi mempertahankannya sering kali jauh lebih sulit. Berbagai studi menunjukkan, lebih dari setengah berat badan yang berhasil diturunkan bisa kembali naik dalam dua tahun.
Asupan protein dapat menjadi solusi. Sebuah studi menemukan, peningkatan konsumsi protein dari 15 persen menjadi 18 persen total kalori harian mampu mengurangi risiko kenaikan berat badan kembali hingga sekitar 50 persen.
Itulah lasan penting konsumsi protein, bukan hanya soal menurunkan angka timbangan, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Dengan asupan protein yang cukup dan seimbang, diet bisa dijalani dengan lebih efektif, realistis, dan berkelanjutan.
(tis/tis)

















































