Jakarta, CNN Indonesia --
Alwi Farhan menyebut suara suporter di Istora Gelora Bung Karno membuat dirinya berhasil mengatasi tekanan dan terhindar dari keputusasaan saat menghadapi Yushi Tanaka di babak semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Alwi lebih sering berada dalam kondisi tertekan dalam duel lawan Tanaka. Pada gim pertama, ia tertinggal 17-20 namun akhirnya bisa bangkit dan merebut lima poin beruntun untuk memenangkan gim pertama.
Kemenangan di gim pertama itu yang membuat Alwi lebih percaya diri menghadapi gim kedua. Alhasil, ia bisa menang 21-16.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang laga, Alwi Farhan mendapat dukungan penuh dari suporter di Istora. Teriakan-teriakan dukungan untuk Alwi Farhan terus terdengar hingga akhir pertandingan.
"Percaya enggak percaya, suara berisik yang ada di Istora sangat membantu saya untuk tidak putus asa."
"Saya jadi mau mencoba terus, dan hal itu justru membuat lawan tertekan. Semoga semakin hari, semakin ramai," ujar Alwi seusai pertandingan.
Di balik kemenangan atas Tanaka, Alwi Farhan mengaku kondisi dirinya tidak 100 persen. Namun dukungan dan doa dari banyak pihak dinilai Alwi Farhan ikut membantu dirinya bisa mengatasi situasi sulit.
"Saya tidak dalam kondisi 100 persen. Alhamdulillah berkat doa dan dukungan masyarakat, thank you banget," kata Alwi.
"Ketika saya sudah turun ke lapangan, bagi saya win or nothing saja. Saya bakal berusaha semaksimal mungkin," tuturnya melanjutkan.
Di babak semifinal, Alwi Farhan akan menghadapi Chi Yu Jen. Chi Yu Jen merupakan salah satu pebulutangkis kejutan di Indonesia Masters karena ia sukses menyingkirkan Anders Antonsen di babak 16 besar.
"Belum pernah bertemu tetapi sama-sama main di level atas. Setelah ini recovery dan saya enggak mau berhenti di sini," ujar Alwi.
(ptr/jal)

















































