Ario Bayu Mundur dari Posisi Dirut Multivision Plus

2 hours ago 3

CNN Indonesia

Senin, 09 Feb 2026 17:00 WIB

Ario Bayu mundur sebagai Direktur Utama Multivision Plus (RAAM), kurang dari setahun setelah menjabat posisi tersebut sejak Juni 2025. Ario Bayu mundur sebagai Direktur Utama Multivision Plus, kurang dari setahun setelah menjabat posisi tersebut sejak Juni 2025. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta, CNN Indonesia --

Ario Bayu mundur sebagai Direktur Utama Multivision Plus (RAAM), kurang dari setahun setelah menjabat posisi tersebut sejak Juni 2025.

Hal tersebut terungkap dalam Surat Pemberitahuan dari perusahaan PT Tripar Multivision Plus Tbk kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan Direksi PT Bursa Efek Indonesia tertanggal 6 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada tanggal 6 Februari 2026, PT Tripar Multivision Plus Tbk ("Perseroan") telah menerima Surat pengunduran diri dari Bapak Ario Bayu Wicaksono selaku Direktur Utama Perseroan, dengan alasan pertimbangan pribadi," tulis perusahaan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI.

Surat yang ditandatangani Vikas Chand Sharma selaku Direktur MVP yang baru itu juga mengatakan pengunduran diri akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar paling lambat 90 hari sejak surat tersebut.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi Ario Bayu terkait kabar tersebut, tetapi belum mendapatkan tanggapan.

Ario Bayu menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) sejak Juni 2025 dengan misi meningkatkan nilai saham dan ekspansi.

Ia semula menjadi Vice President of Operations & Business Development pada Februari 2025, tapi kemudian ditunjuk menjadi Dirut beberapa bulan setelahnya.

Lahir pada 6 Februari 1985, Ario Bayu memulai karier sebagai aktor lewat film Bangsal 13 (2004). Sejak saat itu, Ario semakin sering muncul dalam berbagai proyek layar lebar.

Beberapa film yang pernah dibintangi Ario adalah Kala (2007), Rumah Dara (2010), dan Soekarno (2013) yang menjadi salah satu peran ikonis yang dimainkan oleh Ario Bayu.

Ario juga bermain dalam Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018), 27 Steps of May (2019), Gundala (2019), Perempuan Tanah Jahanam (2019), Ratu Ilmu Hitam (2019), dan Samsara (2025).

Pada April 2024, Ario Bayu resmi ditunjuk menjadi Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) periode 2024-2026. Ia menggantikan Reza Rahadian yang menjabat posisi itu pada periode sebelumnya.

(end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |