Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih PB Djarum yang pernah menjadi pelatih ganda putra Pelatnas Cipayung, Aryono Miranat menilai Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sah-sah saja bergaya tengil di lapangan.
Raymond/Joaquin muncul sebagai harapan baru Indonesia di dunia badminton. Keberhasilan menjadi juara Australia Open lalu merebut posisi runner up Indonesia Masters 2026 membuat nama Raymond/Joaquin dikenal luas.
Salah satu hal mencolok dari Raymond/Joaquin adalah gaya dan aksi tengil di lapangan. Bagi Aryono, hal tersebut tidak masalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaya Raymond/Joaquin ini mengingatkan publik pada sosok Minions, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya. Minions, terutama Kevin, menyajikan skill yang menarik di atas lapangan dan tak jarang tampil tengil yang membuat aura pertandingan jadi menarik dan memuaskan penonton.
"Tidak apa-apa lah provokasi lawan itu. Masih sopan mereka. [Dulu] Kalau Kevin dipancing tambah jadi dia."
"Yang paling penting percaya diri. Jangan sudah begitu, tapi ciut," ucap Aryono.
Secara keseluruhan, Aryono menganggap Raymond/Joaquin telah menunjukkan bahwa diri mereka memiliki potensi besar. Karena itu, Aryono berharap jam terbang Raymond/Joaquin makin meningkat sehingga kemampuan mereka pun makin maju pesat.
"Saya lihat potensi Raymond dan Joaquin memang bagus, semangat juangnya tinggi. Di lapangan terlihat kemarin waktu final Indonesia Masters. Mungkin pengalaman yang perlu ditambah."
"Di Australia Open juga bisa gemilang terutama di final. Mereka bisa ubah pola permainan," tutur Aryono.
(ikw/ptr)

















































