AS Diterjang Badai, Negara Bagian Ini Banjir Parah dan Porak-Poranda

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Badai Tropis Lala menerjang negara bagian Hawaii, Amerika Serikat (AS) yang memicu banjir bandang ekstrem.

Kejadian ini menghanyutkan sejumlah rumah warga dan memutus aliran listrik bagi ratusan ribu penduduk pada Minggu (16/8) malam waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip CBS News, curah hujan tercatat menembus lebih dari 28 inci di beberapa wilayah Big Island dan mencapai 32 inci di La Poya, Maui. Hujan lebat disertai angin kencang membuat aliran air meluap hingga menyapu bangunan dari pondasinya di kawasan pesisir Na'alehu dan Wai'ohinu.

Otoritas gabungan yang terdiri dari Pertahanan Sipil, Garda Nasional, dan Penjaga Pantai langsung mengerahkan misi pencarian dan penyelamatan. Petugas penyelamat berhasil mengevakuasi seorang lansia dari salah satu rumah yang hanyut tersapu banjir bandang di Distrik Kau.

Kendati demikian, Wali Kota Hawaii Kimo Alameda mengungkapkan, medan evakuasi sangat berisiko akibat material banjir.

"Yang membuat situasi ini sangat menantang adalah adanya arus air yang deras, puing-puing, dan batu-batu besar di jalan, ditambah lagi kondisi yang gelap," kata Alameda via media sosial.

Dampak badai ini telah melumpuhkan aktivitas publik di seluruh negara bagian. Berdasarkan data situs pelacak PowerOutage.us, lebih dari 160 ribu rumah dan tempat usaha mengalami pemadaman listrik.

Adapun Layanan Medis Darurat (EMS) Honolulu telah mengevakuasi lebih dari 200 orang ke rumah sakit, sementara sedikitnya tiga rumah sakit terpaksa beroperasi mengandalkan generator cadangan.

Gubernur Hawaii Josh Green mengonfirmasi satu orang tewas dalam insiden kecelakaan mobil di ujung selatan pulau, meski pihak berwenang belum menetapkan korban jiwa langsung akibat terpaan badai.

"Semua orang aman dan sehat. Tapi, wah, masih banyak pekerjaan yang menanti," tutur Green dalam konferensi pers.

Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan memaksa pemerintah meliburkan seluruh sekolah negeri, perguruan tinggi, kantor pemerintah, hingga pengadilan pada Senin (17/8). Sementara itu, dua bandara utama di Big Island, yakni Bandara Internasional Hilo dan Bandara Internasional Ellison Onizuka Kona juga ditutup sementara bersama seluruh pelabuhan komersial yang menyebabkan puluhan jadwal penerbangan Hawaiian Airlines dibatalkan.

Pusat Badai Nasional (NHC) mencatat Badai Lala mulai bergerak menjauhi kepulauan ke arah barat dengan kecepatan angin 60 mph.

Meski begitu, dampak sisa badai masih berpotensi membawa curah hujan tambahan yang memicu longsor di kawasan perbukitan.Pihak berwenang mengimbau seluruh warga untuk tetap bertahan di dalam rumah hingga situasi perairan dan jalur darat dinyatakan sepenuhnya aman.

(fln/asr/bac)

placeholder

Read Entire Article
| | | |