AS Klaim Iran Izinkan IAEA Sidak Situs Nuklirnya

4 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat mengeklaim Iran mengizinkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk meninjau situs nuklir mereka.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan inspeksi terhadap persediaan uranium yang diperkaya kemungkinan akan dimulai pekan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pihak Iran telah setuju untuk mengundang kembali inspektur IAEA ke negara mereka," kata Vance kepada awak media usai perundingan di resor Burgenstock, Swiss, Senin (22/6), dikutip AFP.

Dia lalu berujar, "Ini tonggak penting bagi rakyat Amerika dan langkah pertama dalam denuklirisasi permanen atau pengakhiran permanen program senjata nuklir di Iran."

Lebih lanjut, Vance mengatakan inspeksi tersebut mencakup 450 kilogram uranium yang diperkaya.

AS dan Iran menggelar negosiasi tak langsung di Burgenstock pada akhir pekan lalu sebagai tindak lanjut penandatangan nota kesepahaman (MOU) kedua negara.

MoU itu mencakup penghentian pertempuran di semua front, pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan sanksi AS terhadap Iran hingga soal masa depan nuklir Iran.

Selain itu, MoU juga berisi negosiasi harus dilakukan dalam kurun waktu 60 hari setelah kesepakatan ditandatangani. Perjanjian ini diharapkan bisa menjadi kerangka untuk betul-betul mengakhiri perang.

Kembali lagi ke Vance, dia mengatakan negosiasi berjalan dengan sangat baik.

"Kami melakukan apa yang ingin kami lakukan," kata dia. Vance lalu menjabarkan empat target yang dikejar AS.

Pertama, AS ingin membangun mekanisme untuk menjaga agar Selat Hormus tetap terbuk dan membentuk mekanisme koordinasi untuk operasi pembersihan ranjau.

Kedua, Vance mengatakan negosiator membangun mekanisme serupa berupa unit atau de-conflication sel untuk gencatan senjata regional termasuk Lebanon. Ketiga, IAEA diizinkan masuk ke Iran dan keempat menetapkan pembicaraan terus berlanjut.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |