Awas, 7 Makanan Ini Tidak Boleh Dipanaskan Kembali, Bisa Jadi Racun

2 hours ago 2

CNN Indonesia

Selasa, 27 Jan 2026 13:30 WIB

Ada beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena alasan tertentu. Apa saja? Ilustrasi. Ada beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali. (istockphoto/AsiaVision)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam kehidupan sehari-hari tidak jarang anggota keluarga di rumah kerap memanaskan ulang makanan karena dianggap masih layak untuk disantap. Namun, ada beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena alasan tertentu.

Mengutip laman IPB University, dosen Departemen Gizi Masyarakat Karina Rahmadia Ekawidyani mengatakan, ada kategori makanan yang sebaiknya dihindari untuk dipanaskan kembali.

Alasannya, kategori makanan yang dipanaskan tersebut mengandung senyawa tertentu atau berisiko terkontaminasi bakteri. Misalnya, sayuran tinggi nitrat seperti bayam atau makanan berbasis protein serupa ayam atau telur lantaran berisiko mengandung bakteri Salmonella.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanan yang tidak boleh dipanaskan ulang

Lantas, apa saja makanan yang tidak boleh dipanaskan ulang tersebut? Menukil laman Times of India, berikut adalah beberapa daftarnya.

1. Bayam

Bayam memiliki kandungan kadar nitrat yang cukup tinggi. Jika dipanaskan kembali, maka nitrat bisa berpotensi bahaya. Hal ini tentu saja berisiko bagi kesehatan, terlebih pada orang yang mempunyai kondisi medis tertentu.

Maka dari itu, konsumsilah bayam ketika masih dalam keadaan segar. Sebisa mungkin simpan secara benar dan tidak didiamkan berlarut-larut.

2. Kentang

Apabila dipanaskan secara berulang, kentang berpotensi menghasilkan bakteri yang disebut Clostridium botulinum.

Tidak hanya itu, jika kurang tepat dalam proses penyimpanan, kentang pun berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Oleh karenanya, simpanlah kentang yang sudah matang dengan baik dan perhatikan temperatur ruangan untuk menghindari munculnya bakteri tersebut.

3. Telur

Telur merupakan makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali karena bisa menjadi kenyal dan berisiko menimbulkan penyakit bagi yang mengonsumsinya. Bahkan, bukan tidak mungkin telur yang dipanaskan lagi dapat mengeluarkan aroma belerang.

Pemanasan telur berulang juga dapat merusak kandungan protein yang terdapat di dalamnya. Maka, disarankan untuk menyantap telur ketika masih fresh agar lebih aman.

4. Daging ayam

in Thai called Khao Mun Gai at top viewIlustrasi. Daging ayam, salah satu makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali. (iStockphoto/Saowaluck Voraprukpisut)

Hampir sama dengan telur, memanaskan kembali daging ayam bisa mengurangi kadar protein dan tekstur dagingnya akan menjadi lebih keras.

Alangkah baiknya jika hendak menggoreng daging ayam, sesuaikan dengan kebutuhan sehingga tidak terjadi penggorengan atau pemanasan ulang.

5. Seafood

Meskipun umumnya menyantap beragam jenis seafood dilakukan pada momen tertentu dan sekali habis, tetapi tidak jarang ada beberapa orang yang memanaskan ulang makanan laut ini karena alasan tertentu.

Seafood dikenal rentan terhadap pertumbuhan bakteri dan kerap cepat berubah tekstur jika dipanaskan kembali.

Solusi terbaik atau cara paling aman menyantap seafood adalah dengan mengonsumsinya secara langsung setelah dimasak, tanpa harus disisakan.

6. Jamur

Jamur menjadi makanan yang kaya protein. Tapi, jika dipanaskan kembali, rasa dan kandungan proteinnya bisa berkurang.

Alasan lain tidak disarankannya untuk memanaskan ulang jamur adalah terkait potensi munculnya nitrogen teroksidasi atau radikal bebas.

7. Nasi

Siapa sangka, sebagai sumber karbohidrat utama kebanyakan orang, nasi adalah salah satu makanan yang tidak boleh dipanaskan kembali. Pasalnya, tanpa disadari, nasi yang dipanaskan lagi bisa menimbulkan bakteri, khususnya bakteri Bacillus Cereus.

Saat nasi disimpan pada suhu ruangan lalu dipanaskan kembali, bakteri tersebut dapat berkembang biak bahkan menghasilkan risiko yang dapat menyebabkan keracunan.

(asr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |