Awas Jangan Dilahap, 6 Makanan Ini Bisa Bikin IQ Kamu Jongkok

3 hours ago 3

CNN Indonesia

Rabu, 18 Feb 2026 19:15 WIB

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari ternyata berpotensi membuat IQ semakin jongkok. Apa saja makanan penyebab IQ turun? Ilustrasi. Ada beberapa makanan yang jadi penyebab IQ turun. (iStockphoto/Khosrork)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari ternyata dapat memengaruhi fungsi otak dan berpotensi membuat IQ menurun jika dilahap secara berlebihan dalam jangka panjang.

Memangnya, apa saja makanan penyebab IQ turun?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pola makan tinggi gula, lemak jahat, dan garam dapat memicu peradangan, mengganggu aliran darah ke otak. Hal ini dapat memengaruhi keseimbangan zat kimia otak yang berperan dalam konsentrasi dan daya ingat.

Otak membutuhkan asupan nutrisi yang stabil seperti protein berkualitas, lemak sehat, vitamin B, zat besi, dan antioksidan. Sebaliknya, makanan tinggi lemak trans, gula tambahan, dan natrium berlebih bisa mengganggu kerja sel saraf.

Jika kebiasaan ini berlangsung lama, maka fungsi kognitif dapat menurun dan berdampak pada kemampuan belajar serta berpikir.

Makanan penyebab IQ turun

Menukil dari Psychology Today, mengonsumsi makanan tidak sehat tidak langsung mengganggu kemampuan berpikir, tetapi dapat menyebabkan obesitas. Menurut sebuah penelitian, obesitas sendiri merupakan faktor risiko penurunan kognitif dan gangguan memori.

Berikut beberapa jenis makanan penyebab IQ turun, merangkum berbagai sumber.

1. Minuman manis kemasan

Minuman manis dan soda mengandung gula tambahan yang tinggi. Konsumsi gula berlebihan dapat mengganggu regulasi glukosa dalam tubuh dan memengaruhi area otak yang berperan dalam pembelajaran dan memori.

Asupan gula yang terlalu sering juga dikaitkan dengan perubahan suasana hati, peningkatan risiko depresi, serta gangguan konsentrasi.

Selain minuman manis, hindari juga makanan dengan pemanis berlebih.

2. Gorengan

Ilustrasi GorenganIlustrasi. Gorengan, salah satu makanan penyebab IQ turun. (ashishacoway/Pixabay)

Gorengan, makanan cepat saji, dan camilan olahan sering mengandung lemak trans dan lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Lemak jenis ini dapat meningkatkan kolesterol jahat, memicu peradangan, serta mengganggu aliran darah ke otak.

Mengutip dari Chicago Internal Cleansing, sebuah studi menemukan, makanan cepat saji dapat mengubah enzim kimia di otak yang dapat menyebabkan gejala depresi dan kecemasan.

Selain itu, makanan yang tinggi lemak jenuh seperti gorengan juga dapat memengaruhi dopamin, hormon yang dapat meningkatkan perasaan bahagia. Dopamin mampu memelihara fungsi kognitif, kapasitas belajar, kewaspadaan, motivasi, hingga memori.

3. Keripik asin

Asupan natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan mengganggu aliran darah ke otak. Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat memengaruhi fungsi kognitif dan mengganggu kemampuan berpikir.

Produk seperti keripik, makanan instan, saus kemasan, dan makanan kalengan seringkali mengandung garam dalam jumlah tinggi yang tidak disadari.

4. Sosis

Sosis, nugget, daging asap, dan produk olahan lainnya umumnya tinggi natrium, lemak jenuh, serta bahan pengawet seperti nitrat. Konsumsi rutin dalam jumlah besar dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kognitif.

Mengutip dari Good Housekeeping, beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi daging merah olahan secara berlebihan berhubungan dengan risiko demensia yang lebih tinggi dibandingkan konsumsi dalam jumlah terbatas.

5. Kopi berlebihan

Kafein dalam jumlah normal bisa membantu meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Namun, konsumsi berlebihan dapat mengganggu pola tidur dan meningkatkan kecemasan.

Kurang tidur kronis sendiri terbukti berdampak negatif pada daya ingat dan kemampuan berpikir jangka panjang.

6. Alkohol

Konsumsi alkohol dalam jumlah besar dan jangka panjang dapat menyebabkan perubahan struktur otak, terutama pada area yang mengatur pengambilan keputusan dan kontrol diri. Mengonsumsi terlalu banyak juga dikaitkan dengan gangguan daya ingat dan peningkatan risiko demensia.

Demikian beberapa makanan penyebab IQ turun. Sesekali mungkin tidak langsung berdampak serius, tapi konsumsi berlebihan secara terus-menerus bisa mempercepat penurunan fungsi kognitif.

Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, lemak jahat, dan garam serta memperbanyak sayur, buah, biji-bijian utuh, ikan, dan lemak sehat dapat membantu menjaga kesehatan otak.

(nga/asr)

Read Entire Article
| | | |