BMKG Pantau Bibit Siklon 97S, Indonesia Timur Diminta Waspada

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S yang mulai terbentuk pada 16 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, di dalam wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

Berdasarkan postingan di laman Instagram @infobmkg, Minggu (18/1) pagi, saat ini posisi Bibit Siklon Tropis 97S berada di sekitar Pesisir Utara Australia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bibit Siklon Tropis 97S memiliki peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah barat dalam periode 24 jam ke depan," tulis BMKG.

BMKG menjelaskan kondisi tersebut berdampak tidak langsung, di antaranya hujan sedang-lebat di Nusa Tenggara Timur (NTT); gelombang 1,25-2,5 m di Laut Banda, Perairan Kepulauan Kei dan Perairan Kepulauan Aru, Perairan Kepulauan Babar dan Kepulauan Tanimbar, serta Laut Arafuru bagian tengah dan timur; serta gelombang 2,5-4,0 m di Perairan Kupang, Laut Sawu, Samudra Hindia Selatan NTT, dan Laut Arafuru bagian barat.

"Masyarakat pesisir dan pelayaran di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi," kata BMKG mengingatkan.

Selain itu, BMKG juga menyinggung Bibit Siklon Tropis 96S yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat laut Australia. Bibit Siklon Tropis 96S disebut memiliki peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah barat daya, menjauhi wilayah Indonesia dalam periode 24 jam ke depan.

Dampak tidak langsung adalah gelombang 1,25-2,5 di Selat Bali, Lombok, Sumba dan Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemudian ada Siklon Tropis Nokaen yang terpantau di Laut Filipina sebelah timur Manila.

BMKG menyebut kecepatan angin maksimum pada dalam 24 jam ke depan persisten pada kategori 1 dan bergerak ke arah timur laut, menjauhi wilayah Indonesia.

Hal itu berdampak tidak langsung kepada gelombang 1,25-2,5 m di Samudra Pasifik utara Maluku.

(ryn/wis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |