Bos Pertamina Angkat Suara soal Harga Pertamax Naik ke Rp16.250

3 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengungkap alasan di balik kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green.

Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Simon menjelaskan penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan situasi geopolitik global serta pergerakan harga minyak di pasar internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat," ujar Simon dalam unggahan akun Instagram @pertamina, Kamis (11/6).

Di tengah kenaikan Pertamax dan Pertamax Green, Simon menegaskan harga BBM subsidi tidak berubah.

Ia memastikan harga Pertalite tetap dipatok Rp10 ribu per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter sebagaimana ketentuan pemerintah.

"Menanggapi perkembangan saat ini terkait harga BBM, perlu kami sampaikan bahwa harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan," ujar Simon.

Perseroan, sambung Simon, memahami setiap penyesuaian harga BBM tentu akan menjadi perhatian masyarakat.

Menurut Simon, penyesuaian harga tidak hanya dilakukan oleh SPBU Pertamina, tetapi juga oleh sejumlah SPBU milik badan usaha swasta.

[Gambas:Instagram]

"Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini selain dilakukan di titik-titik SPBU Pertamina, juga dilakukan oleh SPBU badan usaha swasta," ujar Simon.

Di tengah tantangan global yang terus berkembang, Simon menjamin Pertamina, dengan dukungan penuh dari Pemerintah, terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Simon juga berterimakasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan selama ini dan mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak.

"Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini dan mari kita bersama-sama bijak menggunakan energi," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |