Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah isu yang menyebut pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa dalam beberapa waktu terakhir disebabkan oleh menipisnya pasokan batu bara untuk pembangkit milik PT PLN (Persero).
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional masih dalam kondisi aman.
Menurutnya, gangguan listrik yang terjadi belakangan lebih disebabkan oleh faktor teknis, bukan masalah ketersediaan energi primer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak berulang," ujar Anggia ditemui di Kementerian ESDM, Kamis (11/6).
Ia juga membantah berbagai spekulasi yang beredar mengenai potensi pemadaman listrik yang lebih luas akibat terganggunya pasokan energi ke PLN.
"Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman dan lain-lain, itu tidak benar, dipastikan tidak benar," imbuhnya.
Anggia mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional tetap terjaga. Langkah antisipatif juga dilakukan agar gangguan teknis yang sempat terjadi tidak kembali terulang di kemudian hari.
Menanggapi kekhawatiran mengenai proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan batu bara yang masih berjalan, Anggia memastikan hal tersebut tidak mengganggu pasokan batu bara untuk sektor kelistrikan.
Menurutnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menerapkan kebijakan relaksasi secara bertahap dalam proses RKAB dengan tetap memperhatikan kebutuhan industri dan ketersediaan batu bara nasional.
"Sejauh ini tidak ada permasalahan, apalagi Pak Menteri juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap ya, melihat bagaimana kebutuhan, tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dengan kuota batubara yang tersedia ke sana. Jadi tidak ada gangguan terkait dengan pasokan atau suplai energi untuk PLN," ujarnya.
PT PLN (Persero) sebelumnya meminta maaf kepada masyarakat imbas pemadaman listrik di beberapa wilayah di Jawa Barat mulai dari Bogor, Bekasi hingga Bandung. Pemadaman dilakukan bergilir imbas pemeliharaan sistem.
Permintaan maaf disampaikan perseroan melalui pengumuman resmi melalui media sosial mereka, Rabu (10/6).
"Mohon maaf atas pemadaman karena pemeliharaan sistem kelistrikan yang terjadi," tulis PLN di surat yang diunggah.
Setidaknya ada 14 daerah di Jawa Barat yang terdampak pemadaman listrik bergilir Rabu kemarin, mulai dari Bogor, Bandung, Bekasi, hingga Sukabumi.
(ldy/sfr)
Add
as a preferred source on Google

















































