Bukan Cuma Olahraga, Tidur Berkualitas Kunci Tubuh Sehat dan Prima

3 hours ago 2

CNN Indonesia

Jumat, 30 Jan 2026 16:16 WIB

Tidur cukup dan berkualitas berperan besar dalam pemulihan tubuh, pembakaran lemak, hingga performa olahraga, tak kalah penting dari latihan fisik. Dokter bagikan tips tetap bugar dan prima di CNN Indonesia wellnest Festival 2026. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)

Jakarta, CNN Indonesia --

Olahraga rutin kerap dianggap sebagai kunci utama untuk membentuk tubuh yang sehat dan prima. Padahal, ada satu faktor penting lain yang sering luput dari perhatian yakni tidur berkualitas.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Vardian Mahardika, menegaskan bahwa tidur memegang peran krusial dalam proses pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik. Tanpa tidur yang cukup dan berkualitas, manfaat olahraga tidak akan optimal.

"Kalau bicara recovery, tidur itu harus cukup. Idealnya 7-8 jam dengan kualitas terbaik," kata Vardian dalam acara CNN Indonesia Wellnest Festival 2026 yang digelar di Jakarta Selatan, Jumat (30/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, saat tidur, tubuh menjalani proses pemulihan alami yang tidak bisa digantikan oleh apa pun.

Menurutnya, tidur bukan sekadar aktivitas beristirahat. Di balik mata terpejam, tubuh bekerja melakukan berbagai proses penting, mulai dari healing jaringan, pembakaran lemak, hingga peningkatan hormon dan fungsi organ.

Sayangnya, banyak orang justru menyepelekan waktu tidur.

"Padahal tidur itu proses healing. Pembakaran lemak, peningkatan hormon, sampai perbaikan organ terjadi saat kita tidur," ujarnya.

Vardian juga menyoroti kebiasaan buruk sebelum tidur yang kerap dilakukan, seperti tidur sambil menggulir ponsel. Kebiasaan ini, menurutnya, bisa mengganggu kualitas tidur dan merusak sleep hygiene.

"Misalnya kamar sebaiknya gelap karena itu akan meningkatkan hormon melatonin. Mandi sebelum tidur juga membantu. Hal-hal sederhana ini sering diabaikan," jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan berbagai penelitian, durasi dan kualitas tidur menjadi faktor utama. Waktu tidur pun bisa disesuaikan, termasuk jika harus terbagi antara siang dan malam, selama akumulasinya cukup dan kualitasnya tetap terjaga.

Pemulihan setelah olahraga

Tak hanya tidur, proses pemulihan juga perlu diperhatikan dalam rutinitas olahraga. Salah satu yang sering dilupakan adalah stretching dan cool down sebelum serta sesudah latihan.

"Saat olahraga, tubuh mengalami stres dan akan mengeluarkan sitokin peradangan. Ini perlu diatasi dari dalam dan luar, salah satunya dengan pendinginan dan pemulihan yang tepat," kata Vardian.

Dalam olahraga dengan intensitas tinggi seperti Hyrox, yang mengombinasikan endurance, kekuatan, dan latihan high intensity training (HIT), kebutuhan akan pemulihan menjadi semakin penting. Lalu, apakah jenis latihan ini berpengaruh pada performa lari dan daya tahan?

Menurut Vardian, latihan tersebut bisa membantu selama dilakukan sesuai kemampuan dan tidak berlebihan.

"Tidak akan menjadi kendala selama tidak over dan fungsi latihannya sesuai. Fondasi dulu yang harus diperbaiki," ujarnya.

Ia menyarankan para peserta Hyrox untuk memperkuat kemampuan dasar terlebih dahulu, seperti lari dan angkat beban. Jika tubuh sudah mampu beradaptasi, kombinasi latihan tersebut justru bisa meningkatkan performa.

Ingat, tubuh sehat dan prima bukan hanya soal seberapa keras kita berolahraga, tetapi juga seberapa baik kita memberi waktu tubuh untuk beristirahat. Tidur yang cukup dan berkualitas menjadi pasangan ideal bagi latihan fisik, agar hasil yang didapat benar-benar maksimal.

(tis/tis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |