Bukan Introvert, Ini 5 Alasan Orang Jarang Posting di Media Sosial

4 hours ago 4

CNN Indonesia

Minggu, 08 Feb 2026 17:30 WIB

Ada beberapa alasan orang jarang posting di media sosial, yang jelas bukan karena ia introvert. Apa saja alasan tersebut? Ilustrasi. Ada beberapa alasan orang jarang posting di media sosial, yang jelas bukan karena ia introvert. (iStockphoto/grinvalds)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang menggunakan media sosial untuk membagikan berbagai aktivitas, termasuk momen senang dan sedih. Aktivitas tersebut sudah menjadi hal wajar dalam kehidupan modern saat ini.

Namun banyak pula orang yang hampir tidak pernah mengunggah apa pun, meski sudah memiliki media sosial. Lalu, apa alasan orang jarang posting di media sosial, padahal di sekitarnya banyak yang aktif membuat konten?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inilah alasan orang jarang posting di media sosial

Ternyata kebiasaan jarang posting di media sosial bukan tanpa alasan. Di balik sikap diam di media sosial, ada cara pandang dan pertimbangan tersendiri yang dimiliki seseorang.

Melansir laman Geediting,berikut ini beberapa alasan orang jarang posting di media sosial:

1. Mengutamakan hubungan nyata secara langsung

Salah satu alasan orang jarang posting di media sosial, yaitu karena mereka lebih menghargai interaksi tatap muka. Hubungan yang dibangun secara langsung dinilai lebih jujur dan terasa nyata ketimbang komunikasi lewat gadget.

Penelitian menunjukkan, penggunaan media sosial secara berlebihan berkaitan dengan meningkatnya rasa kesepian dan menurunnya kualitas interaksi di dunia nyata. Interaksi digital yang terlihat ramai, ternyata menciptakan jarak emosional.

Orang yang jarang posting biasanya memilih hadir sepenuhnya saat bertemu keluarga atau teman. Mereka lebih fokus pada percakapan, ekspresi, dan kebersamaan.

2. Lebih sadar dalam menjaga batasan pribadi

Alasan orang jarang posting di media sosial berikutnya, berkaitan dengan kesadaran akan batasan. Bagi mereka, tak semua hal dalam hidup perlu diketahui orang lain.

Sebagian orang memiliki prinsip kuat terkait privasi. Mereka memahami jika kehidupan pribadi, hubungan keluarga, serta persoalan emosional memiliki ruang tersendiri yang tidak selalu cocok untuk konsumsi publik.

3. Tidak terpaku pada perbandingan sosial

Media sosial kerap menampilkan "bagian" terbaik dari kehidupan seseorang. Hal ini mendorong kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, secara sadar atau tidak.

Alasan orang jarang posting media sosial, bisa jadi mereka tak ingin terjebak dengan perbandingan tersebut. Mereka menyadari bahwa apa yang tampil di layar tak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya.

Riset pun menunjukkan, melihat unggahan orang lain dapat memicu penilaian negatif terhadap diri sendiri dan menurunkan kepuasan hidup.

Oleh karena itu, orang yang jarang aktif di media sosial memilih fokus pada perjalanan hidupnya masing-masing ketimbang teralihkan dengan pencapaian orang lain.

4. Lebih hadir dan menikmati momen

Banyak orang jarang posting karena ingin benar-benar menikmati momen yang sedang dijalani. Misalnya, saat bersama keluarga atau orang terdekat, perhatian mereka tak teralihkan dengan "kewajiban" harus posting sesuatu.

Sikap itu membuat mereka lebih sadar dengan sesuatu yang terjadi di sekitarnya. Alhasil, bagi mereka, kenangan tak selalu harus disimpan dalam bentuk unggahan. Cukup diingat dan dirasakan.

5. Menganggap privasi sebagai kekuatan

Di tengah kehidupan digital, memilih diam justru merupakan kekuatan. Inilah salah satu alasan orang jarang posting di media sosial.

Bagi mereka, kendali atas diri jadi hal utama. Dengan tak membuka seluruh sisi hidup ke publik, seseorang bebas menentukan apa yang ingin dibagikan dan kepada siapa, tanpa terjebak pada opini atau tanggapan banyak orang.

Itulah beberapa alasan orang jarang posting di media sosial. Jadi, jangan heran jika ada teman yang jarang tampil di media sosial. Bukan karena introvert, bisa jadi ia malah sedang menikmati hidup.

(san/rti)

Read Entire Article
| | | |