Canda Purbaya usai Dipecat Prabowo: Semalam Susah Tidur, Sebal Juga

1 hour ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar mengenai perasaannya usai diberhentikan dari jabatan menteri keuangan (menkeu).

Ia secara blak-blakan mengaku sempat merasa sebal hingga kesulitan tidur setelah menerima kabar pencopotan tersebut.

Kabar pemberhentian itu diterima Purbaya secara mendadak. Ia baru mengetahui keputusan Presiden Prabowo Subianto tersebut setelah dihubungi langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Senin (14/9) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sehari usai pengumuman tersebut, Purbaya langsung mengikuti prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9).

"Semalam masih susah tidur, masih sebal juga tuh," ujar Purbaya usai acara sertijab.

Purbaya tidak menjelaskan secara detail perasaan sebal yang dimaksud.

Ia hanya menegaskan dirinya hanyalah manusia biasa yang memiliki emosi, bukan sebuah robot.

"Ya ada (sebalnya juga), kan gue juga orang. Emang gue robot?" ujar Purbaya.

Ia sendiri mengaku sudah memperkirakan kemungkinan dirinya dicopot dari jabatan menkeu.

Purbaya menyebut kans dirinya terkena reshuffle adalah 50:50.

"Ya kita udah hitung-hitung (kena reshuffle), kira-kira 50-50 lah. Tapi baru tahunya waktu itu," ujar Purbaya.

Purbaya menegaskan perkiraan tersebut bukan berdasarkan perasaan semata. Akan tetapi, ada perhitungan tertentu yang membuatnya melihat kemungkinan tersebut.

"Itu feeling-nya enggak ada, cuman ada hitungan saya, ada sesuatu yang mungkin 50-50 kansnya," katanya.

Saat ditanya mengenai dasar hitungan itu muncul, Purbaya enggan menjelaskan lebih jauh. Ia hanya menyebut keputusan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

"Enggak tahu, mesti nanya Pak Presiden (Prabowo Subianto) itu. Tapi kan bisa lihat dari omongannya, oh 50-50, ya sudah," ujarnya.

Purbaya juga mengatakan tidak ada persoalan dengan kebijakan yang dijalankannya selama menjabat menkeu. Menurut Purbaya, kebijakan Kemenkeu selama ini tetap mengikuti arahan presiden.

"Enggak ada, kebijakan kita kan ikuti semua kebijakan presiden. Aman lah itu," katanya.

Ia juga menepis anggapan soal adanya gesekan dengan pejabat Kemenkeu yang menjadi alasan pencopotannya sebagai menkeu.

"Gesekan nggak ada. Yang jelas itu hak prerogatif presiden yang presiden sudah putuskan setahun ini udah cukup," tutur Purbaya.

Purbaya mengatakan dirinya menerima keputusan tersebut dan tidak berminat kembali menduduki jabatan menteri ataupun pejabat negara lainnya. "Enggak lah. Baru dipecat. Masa jadi menteri lagi," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Read Entire Article
| | | |