Cerita Rumah Paling Kesepian di Dunia, Berdiri Sendiri di Pulau Batu

3 hours ago 2

CNN Indonesia

Sabtu, 31 Jan 2026 18:50 WIB

Sebuah foto yang memperlihatkan rumah kecil berwarna putih di pulau terpencil sempat viral di media sosial. Apakah rumah itu benar-benar ada? Sebuah foto yang memperlihatkan rumah kecil berwarna putih di pulau terpencil sempat viral di media sosial. (istockphoto/Vipersniper)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah foto yang memperlihatkan rumah kecil berwarna putih berdiri sendiri di pulau terpencil sempat viral di media sosial. Rumah ini bahkan sampai dijuluki sebagai 'rumah paling kesepian di dunia'.

Foto-foto yang tersebar di media sosial memperlihatkan sebuah pondok kayu berwarna putih yang indah bertengger di lereng bukit hijau, dikelilingi laut biru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak rumor yang tercipta di sekeliling rumah itu. Beberapa orang percaya bahwa musisi Bjork sempat tinggal di sana. Namun, beberapa orang lainnya curiga bahwa foto tersebut merupakan hasil editan.

Faktanya, rumah paling kesepian di dunia ini benar-benar ada. Mengutip NDTV, rumah ini terletak di Ellidaey, sebuah pulau terpencil di Islandia.

Kini, pulau tersebut kosong tak berpenghuni. Tapi dulunya, pulau ini dihuni oleh setidaknya lima keluarga peternak domba.

Keluarga terakhir meninggalkan pulau tersebut pada 1930-an. Sejak saat itu, Ellidaey menjadi pulau tak berpenghuni.

Menukil laman Architectural Digest, Ellidaey merupakan pulau berbatu seluas 4,5 kilometer persegi. Tanpa penghuni, tak banyak infrastruktur di sini, kecuali sebuah rumah putih kecil yang dimaksud.

Rumah itu dibangun pada 1950-an sebagai pondok berburu burung puffin. Perburuan burung puffin sendiri merupakan tradisi yang berakar kuat di Islandia, namun terancam punah lantaran undang-undang yang melindungi satwa liar.

Sebuah video tur di YouTube memperlihatkan interior sederhana rumah tersebut, tanpa aliran air ataupun listrik. Namun, rumah itu memiliki sauna.

Seluruh bagian rumah dilapisi panel kayu dan berbagai perabotan yang menjadi tempat para pemburu beristirahat. Ada juga teras kayu tempat para tamu dapat menikmati pemandangan yang menakjubkan di luar.

[Gambas:Instagram]

Sayangnya, kondisi cuaca yang ekstrem membuat banyak penjelajah enggan mengunjungi pulau tersebut. Penduduk setempat juga kerap memperingatkan agar tidak melakukan perjalanan ke sana.

Hanya saja, rumah itu sebenarnya bukan satu-satunya bangunan di Ellidaey. Ada bangunan lain, dengan ukuran yang lebih kecil.

Bangunan itu bahkan lebih tua dari pondok pemburu. Bangunan dibuat oleh para ilmuwan yang meneliti komunitas burung puffin.

(asr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |