Bintang Rizky
, Jurnalis-Rabu, 19 Maret 2025 |09:05 WIB
Diagram skematik dari chip Zuchongzhi 3.0. (Foto: USTC)
JAKARTA – China mengumumkan prototipe komputer kuantum superkonduktor yang diklaim akan membawa era baru prosesor. Komputer kuantum superkonduktor dengan nama Zuchongzhi 3.0 yang dikembangkan tim dari University of Science and Technology of China (USTC) itu diklaim 1 kuadriliun kali lebih cepat dibandingkan superkomputer paling canggih saat ini.
Zuchongzhi 3.0 dan Lonjakan Kecepatan Drastis
Komputer kuantum terbaru ini dibangun dengan 105 qubit superkonduktor, meningkat dari versi sebelumnya, Zuchongzhi 2.0, yang hanya memiliki 66 qubit. Dalam uji coba random circuit sampling (RCS), Zuchongzhi 3.0 mampu menyelesaikan tugas yang sama dalam hitungan detik, sementara superkomputer Frontier, yang saat ini menjadi tercepat di dunia, membutuhkan waktu hingga 5,9 miliar tahun untuk menyelesaikan perhitungan serupa.
Dalam makalah yang diterbitkan di Physical Review Letters, para ilmuwan USTC menyatakan bahwa hasil eksperimen mereka berhasil melampaui pencapaian Google pada 2024. Google sebelumnya menyatakan telah mencapai supremasi kuantum dengan komputernya, tetapi Zuchongzhi 3.0 kini mencetak rekor baru.
"Kami berhasil melakukan perhitungan dalam skala yang jauh lebih besar dibandingkan Google, membuktikan bahwa keunggulan komputasi kuantum semakin nyata," kata Profesor dari USTC yang terlibat dalam penelitian, sebagaimana dilansir Independent.
Sebagai perbandingan, komputer kuantum Sycamore milik Google yang diuji pada 2019 hanya memiliki 53 qubit, dan butuh 200 detik untuk menyelesaikan tugas yang oleh superkomputer klasik akan memakan waktu 10.000 tahun. Zuchongzhi 3.0 kini melampaui batas itu dengan kapasitas pemrosesan 6 kali lebih cepat dari eksperimen kuantum Google pada 2024.