Jakarta, CNN Indonesia --
PT Jasa Marga mengumumkan empat ruas tol fungsional yang dipastikan siap digunakan secara gratis selama periode mudik Lebaran 2026. Ruas-ruas tersebut disiapkan untuk mengurai kepadatan di sejumlah titik krusial arus mudik dan balik, khususnya di koridor Trans Jawa.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan beberapa seksi baru yang dikembangkan sepanjang 2025 kini telah siap difungsikan untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
"Jadi empat (tol) fungsional sudah siap dan gratis," kata Rivan dalam program CNN Indonesia Newsroom, Jumat (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar dan rincian ruas tol fungsional yang disiapkan:
1. Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan)
Ruas ini memiliki panjang koridor total 62 kilometer. Pada periode mudik Lebaran 2026, sepanjang 54,75 kilometer direncanakan difungsionalkan, terdiri dari:
Paket 2A Setu-Sukaragam sepanjang 10,50 km
Paket 2B Sukaragam-Bojongmangu sepanjang 13 km
Paket 3 Bojongmangu-Sadang sepanjang 31,25 km
Japek II Selatan disiapkan untuk arus balik dari Bandung agar tidak menumpuk di Simpang Susun Cikampek (KM 66). Kendaraan akan dialihkan dari Sadang menuju Setu dan tersambung langsung ke JORR 2, sehingga memangkas waktu tempuh tanpa harus melalui titik padat utama Jakarta-Cikampek.
Jasa Marga juga berkoordinasi dengan Google untuk memastikan jalur alternatif ini terpetakan dalam sistem navigasi digital.
2. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
Tol ini memiliki panjang koridor 75,82 kilometer.
Pada Lebaran 2026, ruas yang akan difungsionalkan adalah Seksi B Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
Segmen ini diharapkan mampu mengurai kepadatan di jalur arteri Bawen-Ambarawa yang selama ini menjadi bottleneck, terutama saat musim mudik karena melintasi kawasan pasar dan jalur sempit.
3. Jalan Tol Yogyakarta-Solo
Ruas ini memiliki panjang total koridor 96,57 kilometer.
Saat ini, sepanjang 30,15 kilometer telah beroperasi bertarif, meliputi:
Kartasura-Klaten sepanjang 22,30 km
Klaten-Prambanan sepanjang 7,85 km
Selain itu, Jasa Marga akan membuka tol fungsional sepanjang 12,23 kilometer pada segmen Prambanan-Purwomartani.
Dengan dibukanya segmen ini, kendaraan dari arah Solo dapat langsung masuk ke wilayah DIY tanpa harus melewati jalur arteri yang rawan macet.
4. Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I (Probolinggo-Besuki)
Ruas ini merupakan bagian dari pengembangan koridor timur Trans Jawa. Panjang tol fungsional yang direncanakan mencapai 49,68 kilometer, terdiri dari:
Paket 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 km
Paket 2 Kraksaan-Simpang Susun (SS) Paiton sepanjang 11,20 km
Paket 3 SS Paiton-Besuki sepanjang 25,60 km
Ruas ini akan mendukung perjalanan dari Surabaya dan Probolinggo menuju Banyuwangi dan Situbondo.
Rivan menjelaskan, seksi ini termasuk konstruksi yang menantang karena melintasi kawasan pegunungan dan infrastruktur jaringan listrik tegangan tinggi, serta ditargetkan siap digunakan saat mudik.
"Betul-betul membelah gunung, membelah bumi, karena itu adalah Paiton, kawasan sutret dan sebagainya. Sekarang dalam finalisasi elevatednya, dan bisa digunakan, dan dipastikan nanti bisa digunakan untuk masyarakat yang ke Banyuwangi, ke Situbondo, bisa melalui itu," pungkas Rivan.
(lau/ins)


















































