Daftar Negara Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Trump

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 25 negara dikabarkan setuju bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace) besutan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Senin (26/1) mengatakan 20 negara telah menyatakan kesediaan untuk berpartisipasi. Seorang pejabat AS pada Selasa (27/1) kemudian menyebut lebih dari 25 negara sudah bergabung dengan Dewan Perdamaian.

Menurut pengumuman resmi berbagai negara, total ada 26 negara yang setuju ikut dalam Dewan Perdamaian. Negara-negara tersebut antara lain AS, Argentina, Albania, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Belarus, Bulgaria, Kamboja, Mesir, Hungaria, Indonesia, Israel, Yordania, Kazakhstan, Kosovo, Maroko, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Uzbekistan, dan Vietnam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, ada sejumlah negara yang telah mengindikasi maupun terang-terangan menolak bergabung. Berikut negara yang menolak ikut Dewan Perdamaian.

Prancis

Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak tawaran Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot mengatakan Dewan Perdamaian dipimpin oleh sosok dengan "kekuasaan luas" yang bisa menyetujui partisipasi anggota, memilih penggantinya sendiri, serta memveto keputusan yang diambil oleh mayoritas anggota.

"Ini sangat-sangat jauh dari Piagam PBB," kata Barrot pada Senin (19/1), seperti dikutip Politico.

[Gambas:Video CNN]

Inggris

Inggris juga enggan bergabung dengan Dewan Perdamaian. Menteri Luar Negeri Yvette Cooper menjelaskan keputusan itu diambil lantaran Dewan Perdamaian terkait dengan "perjanjian hukum yang menimbulkan isu yang jauh lebih luas", dan di samping itu, ada kekhawatiran bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin bakal ikut berpartisipasi.

"Kami juga memiliki kekhawatiran tentang Presiden Putin yang menjadi bagian dari sesuatu yang bicara tentang perdamaian, padahal kami masih belum melihat tanda-tanda dari Putin bahwa akan ada komitmen terhadap perdamaian di Ukraina. Jujur saja, itulah yang seharusnya kita bicarakan," ucap Cooper, seperti dikutip The Guardian.

Jerman

Kanselir Jerman Friedrich Merz pada Jumat (23/1) menyatakan tak akan ikut Dewan Perdamaian buatan Trump. Merz berujar ada hal-hal dari badan tersebut yang tidak bisa diterima "dasar konstitusional" Jerman.

Meski begitu, Merz siap menjajaki bentuk kerja sama lainnya dengan Amerika Serikat, demikian dilaporkan Deutsche Welle (DW).

Spanyol

Perdana Menteri Pedro Sanchez pada Kamis (22/1) menegaskan tak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian.

Menurut Sanchez, badan tersebut "berada di luar kerangka PBB" serta tidak melibatkan perwakilan Palestina, selaku wilayah yang pemerintahannya akan diawasi.

"Masa depan Gaza harus ditentukan oleh warga Palestina sendiri," kata Sanchez setelah pertemuan informal dengan para pemimpin Uni Eropa di Brussels, seperti dikutip Anadolu Agency.

Italia

Perdana Menteri Giorgia Meloni juga enggan bergabung dengan Dewan Perdamaian.

Pasalnya, sistem badan tersebut bertentangan dengan konstitusi Italia yang melarang negara itu bergabung dengan badan-badan internasional di mana satu entitas, dalam hal ini Trump, memiliki kekuasaan lebih besar daripada entitas lainnya.

"Kami siap (bergabung), tapi ada masalah objektif dengan cara inisiatif ini disusun," kata Meloni di Roma pada Jumat, seperti dikutip Politico.

Bersambung ke halaman berikutnya...


Read Entire Article
| | | |