CNN Indonesia
Kamis, 15 Jan 2026 10:15 WIB
Kota Aarhus salah satu destinasi populer di Denmark. (iStockphoto/balipadma)
Jakarta, CNN Indonesia --
Musim puncak liburan biasanya dipengaruhi cuaca dan jadwal libur sekolah di negara tertentu. Pada musim puncak liburan, akomodasi hingga destinasi wisata mengalami kenaikan harga.
Sebaliknya, ketika bukan musim puncak, tarif akomodasi dan tempat wisata populer cenderung lebih murah. Bonus, liburan jadi lebih tenang dan tidak ramai pengunjung lain. Jadi, pilih tanggal dan bulan keberangkatan yang tepat ketika liburan juga salah satu strategi penting.
Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan kapan waktu terbaik untuk mengunjungi setiap negara, lengkap dengan pemilihan bulannya dalam satu tahun. Penelitian dari agen perjalanan Go2Africa, menganalisis rata-rata biaya kamar hotel untuk setiap bulannya dalam setahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Metro, rata-rata, Desember adalah waktu termahal dalam setahun untuk liburan. Masuk akal, karena Desember adalah musim libur panjang dengan Natal dan Tahun Baru.
Melansir Metro, pada bulan Januari, negara yang paling direkomendasikan untuk dikunjungi adalah Uzbekistan. Terlebih lagi, Jalur Sutra Samarkand di sana baru saja dinobatkan sebagai tujuan perjalanan solo terbaik di Asia. Minat wisatawan untuk melancong ke negara ini semakin meningkat, untuk melihat lanskap Uzbekistan yang memukau.
Sementara untuk bulan Februari, tak terlalu banyak negara yang direkomendasikan. Namun, di antaranya ada Kroasia, negara yang berbentuk bulan sabit. Banyak pantai indah di sana, pulau eksotis, sampai kekayaan budaya.
Memasuki bulan Maret, Bhutan layak untuk dikunjungi. Berada di Himalaya timur dengan julukan "Shangri-La modern", Bhutan berada di antara India dan Cina. Negara ini unik dengan biara-biaranya yang tergantung di tebing sampai lembah yang hijau.
Bukan cuma Bhutan, tapi Maret juga jadi bulan terbaik untuk mengunjungi Indonesia. Negara tropis ini hangat dengan sinar mataharinya, tetapi juga sejuk dengan curah hujan tinggi. Banyak pulau dan destinasi menarik di Indonesia yang tak pernah habis dijelajahi.
April adalah momentum yang tepat untuk singgah ke Georgia, khususnya ke ibu kota Tbilisi. Kota ini jauh dari keramaian, anggurnya terkemuka di dunia, serta menyimpan nilai sejarah yang menarik.
Sementara itu, pada bulan Mei, Yordania mendapat sorotan. Destinasi yang paling terkenal di sana adalah kota kuno Petra, ini jadi salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia yang baru. Fantastisnya, Pertra pernah menarik sampai 5.000 pengunjung per hari.
Masuk ke pertengahan tahun, tepatnya di bulan Juni, saatnya berkunjung ke Hong Kong. Negara ini modern dengan gedung pencakar langitnya. Selain itu, Hong Kong juga punya banyak destinasi menarik dan populer.

















































