CNN Indonesia
Jumat, 27 Mar 2026 18:30 WIB
Ilustrasi bayi. (christianabella/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah desa yang berada di sudut Korea Selatan (Korsel) baru saja menyambut kelahiran bayi laki-laki. Ini adalah momen sangat langka, karena untuk pertama kalinya setelah 17 tahun ada bayi yang dilahirkan kembali di desa tersebut.
Wilayah pedesaan Eunha-myeon di Kabupaten Hongseong, Korsel, ini telah lama mengalami krisis populasi. Setelah 17 tahun terakhir tidak pernah ada warganya yang melahirkan anak, hingga akhirnya terdengar tangisan bayi lagi pada 19 Maret 2026.
Melansir Korea Times, bayi ini lahir dari pasangan Jeong Hae-deok dan istrinya Sreydani yang merupakan seorang imigran Kamboja. Bayi laki-laki tersebut diberi nama Yong-jun, seorang anak yang telah lama dinantikan di desa itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelahirannya ini disambut dengan sukacita, organisasi lokal sampai memasang spanduk untuk memenuhi seisi desa. Spanduk itu bertuliskan "Sebuah hadiah spesial yang datang ke Eunha-myeon pada tahun 2026. Kami merayakan kelahiran bayi laki-laki Jeong Yong-jun dari Jeong Hae-deok dan Sreydani".
Bukan hanya itu, kelangkaan yang terjadi di desa Eunha-myeon, bulan ini mereka juga baru saja menerima pendaftaran empat siswa baru di kelas satu sekolah dasar.
Pendatang baru di desa tersebut menambah jumlah total siswa sekolah di sana, sekarang menjadi 17 siswa tercatat di satu-satunya sekolah dasar yang ada di Eunha-myeon.
Kepala Eunha-myeon, Shim Seon-ja mengatakan bahwa kelahiran bayi pertama dalam 17 tahun dan pendaftaran empat siswa baru tersebut adalah kebahagiaan tak ternilai bagi seluruh wilayah desa.
"Kami akan melakukan segala upaya dalam dukungan administratif sehingga Eunha-myeon dapat menjadi tempat yang baik untuk membesarkan anak-anak dan tempat yang membuat semua orang ingin tinggal," ujar Shim, mengutip Korea Times.
Dua peristiwa yang membahagiakan dan langka ini tak lain karena Korea Selatan menghadapi krisis demografis. Eunha-myeon sendiri telah mengalami penurunan populasi yang signifikan selama satu dekade terakhir.
Pada tahun 2015 tercatat 2.628 penduduk yang menghuni desa kecil tersebut, tetapi jumlahnya terus menurun setiap tahunnya hingga menjadi 2.057 penduduk di tahun 2024. Populasi ini semakin merosot di bulan Juli 2025, hanya tersisa 1.991 penduduk di Eunha-myeon.
Data terbaru pada 19 Maret lalu menunjukkan, populasi Eunha-myeon sekarang tersisa 1.954 penduduk dengan 1.134 rumah tangga. Sekarang, Eunha-myeon menduduki peringkat kota terkecil kedua di Kabupaten Hongseong.
(ana/wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































