FIVB Terkejut Ada Pemain Voli di Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) mengaku terkejut dengan laporan sejumlah pebolavoli Iran tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Perang yang melibatkan Iran dengan AS-Israel terjadi sejak akhir pekan lalu. Dampak dari invasi tersebut adalah beberapa pemain bola voli Iran meninggal dunia.

Kondisi itu menarik keprihatinan dari FIVB. Melalui rilis resmi, FIVB mengaku terkejut dan berbelasungkawa kepada keluarga korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"FIVB terkejut dan sangat prihatin dengan laporan beberapa pemain voli muda di Iran tewas dalam situasi keamanan yang memburuk di Timur Tengah dan wilayah yang lebih luas," tulis FIVB dalam rilis resmi.

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga yang terlibat dan semua yang terkena dampak krisis yang sedang berlangsung ini."

Dalam kesempatan itu FIVB juga mengabarkan puluhan ribu 'keluarga besar' bola voli di wilayah tersebut mengungsi dan menghadapi masa depan yang tidak pasti.

Sebagai langkah membantu keluarga besarnya, FIVB membentuk gugus tugas khusus (tim task force) sebagai bantuan kemanusiaan.

"Fokus FIVB sekarang adalah memastikan keselamatan semua atlet voli, pelatih, staf, dan sukarelawan yang berbasis di atau mengunjungi wilayah tersebut, dan yang sekarang terjebak dalam konflik," tutur FIVB.

"FIVB telah membentuk gugus tugas khusus untuk mempercepat pekerjaan kemanusiaan ini secara langsung, bekerja sama dengan pemerintah dan LSM serta badan-badan terkait lainnya."

FIVB juga berharap bantuan semua pihak guna meredakan ketegangan bagi negara-negara yang terlibat dan berdamai.

"FIVB sangat percaya pada pentingnya kolaborasi, dialog, perdamaian, dan solidaritas. Sejalan dengan nilai-nilai ini, FIVB menyerukan kepada komunitas internasional untuk membantu meredakan ketegangan dan mencari solusi damai," kata FIVB.

[Gambas:Video CNN]

(sry/ptr)

Read Entire Article
| | | |