Jakarta, CNN Indonesia --
Asisten Pelatih Ganda Putra Indonesia, Chafidz Yusuf menyampaikan target di Indonesia Open 2026, yakni menembus babak semifinal.
Chafidz membeberkan hal tersebut usai berdiskusi dengan Pelatih Kepala Ganda Putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho. Menurut mereka, pencapaian itu yang realistis.
"Saya sudah bicara sama Anton, tapi targetnya minimal delapan besar atau bahkan semifinal, minimal ya. Selalu dari kami kasih target minimal," kata Chafidz di Cipayung, Selasa (26/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuan rumah diproyeksikan mengirim enam pasang ganda putra di Indonesia Open 2026. Namun soal lawan-lawan baru diketahui selepas undian pada Selasa (26/5) malam WIB.
Enam pasang ganda putra proyeksi Indonesia Open 2026 adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Kemudian ada pasangan yang baru digandengkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Melihat kemungkinan rival di arena, Chafidz memilih realistis. Di satu sisi, tim pelatih menaruh kepercayaan penuh kepada atlet binaan agar meraih hasil maksimal di depan pendukung sendiri.
"Karena juga level 1000 kan mungkin lain dengan level 200 kemarin. Sekarang juga mayoritas pemain top dunia semua. Ya, mudah-mudahan," ujarnya mengharapkan.
Ganda putra Indonesia terakhir kali juara Indonesia Open pada edisi 2021, lewat Marcus Gideon/Kevin Sanjaya. Kala itu turnamen bergulir di Bali karena pembatasan selama pandemi Covid-19.
(ikw/abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google


















































