Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka di Istana

2 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka resmi mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8).

Para Paskibraka tersebut terdiri atas perwakilan putra dan putri dari 38 provinsi di Indonesia. Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada Senin (17/8).

"Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2026," kata Gibran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengukuhan ditandai setelah pembacaan ikrar yang dipimpin Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Ikrar tersebut diikuti oleh seluruh anggota Paskibraka, dengan perwakilan dari Kalimantan Timur, Julita Rista Lestari, yang turut mengucapkannya bersama anggota lainnya.

Ikrar tersebut memuat pengakuan sebagai putra-putri Indonesia, kesetiaan terhadap tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta komitmen terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Para anggota Paskibraka juga menyatakan kesediaan menjalankan kewajiban sebagai kader bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah pembacaan ikrar, Gibran selaku pembina upacara mengukuhkan Paskibraka tingkat pusat tahun 2026.

Gibran kemudian menyematkan atribut Paskibraka secara simbolis. Setelah itu, Julita mencium bendera Merah Putih dengan diiringi lagu Padamu Negeri.

Rangkaian pengukuhan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Gibran kemudian memimpin mengheningkan cipta sebelum Yudian membimbing pembacaan ikrar.

Upacara pengukuhan selesai sekitar pukul 14.14 WIB. Setelah upacara berakhir, Gibran menyalami satu per satu anggota Paskibraka dan memberikan ucapan selamat. Ia juga terlihat berbincang singkat dengan sejumlah anggota.

Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam pengukuhan tersebut, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta jajaran pimpinan BPIP.

(van/sur)

placeholder

Read Entire Article
| | | |