Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (26/2).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikan ke 8.440-8.503 selama bertahan di atas 8.170. Namun, potensi koreksi ke 8.149-8.217 tetap perlu diwaspadai.
"Selama di atas 8.170, IHSG berpeluang naik ke 8.440-8.503, dengan risiko koreksi terbatas ke 8.149-8.217," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.170, 8.025 dan resistance 8.408, 8.596 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, ANTM, ARCI, dan HRUM.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpotensi melanjutkan koreksi jika turun di bawah level 8.252, dengan target pelemahan di kisaran 8.000-8.075. Namun, jika justru menembus 8.387, indeks masih berpeluang naik terbatas hingga 8.500.
"Penurunan di bawah 8.252 membuka ruang koreksi ke 8.000-8.075, sementara jika menembus 8.387, IHSG berpotensi naik terbatas ke 8.500," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.160, 7.989, dan 7.835, dan resistance 8.527, 8.812, dan 8.992 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, ADRO, AMRT, BBNI, dan GOTO.
IHSG ditutup di level 8.322 pada perdagangan Rabu (25/2) sore. Indeks saham menguat 41,39 poin atau naik 0,50 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp29,82 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 52,18 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 336 saham menguat, 335 terkoreksi, dan 146 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/pta)


















































