Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia akan menggelar pertandingan FIFA Series 2026 di Jakarta. Hal itu dipastikan dari rilis PSSI pada Senin (19/1).
FIFA Series 2026 akan bergulir pada 23-31 Maret mendatang. FIFA menunjuk sembilan negara tuan rumah termasuk Indonesia. Selain Indonesia, negara yang jadi tuan rumah adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
Timnas Indonesia sendiri bakal menggelar pertandingan FIFA Series 2026 di Jakarta. Lokasi pertandingan FIFA Series 2026 itu diketahui dari rilis PSSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang akan mengikuti FIFA Series 2026 di Jakarta," tulis PSSI dalam rilisnya, Senin (19/1).
Berdasarkan rilis resmi FIFA, Indonesia satu grup dengan tiga negara lainnya yaitu Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts and Nevis.
"FIFA mengonfirmasi daftar lengkap tuan rumah dan komposisi grup dari FIFA Series 2026. Ini jadi tanda pencapaian penting untuk melanjutkan ekspansi dan inisiatif sepak bola putra dan putri di tim nasional," tulis FIFA di situs resmi.
FIFA mengumumkan daftar peserta FIFA Series 2026 yang terdiri dari 48 negara. Jumlah ini dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing terdiri dari empat kesebelasan.
Meski sudah mengumumkan daftar peserta FIFA Series 2026, FIFA belum merilis jadwal FIFA Series 2026. Dalam waktu dekat hal ini akan segera diumumkan.
Ajang ini penting bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan peringkat dunia karena berada dalam kalender FIFA Matchday. Selain itu, FIFA Series juga bisa jadi acuan bagi kualitas skuad Garuda di bawah kendali pelatih anyar, John Herdman.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan FIFA Series 2026 menjadi menjadi kesempatan langka yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menguji nyali dan kemampuan Timnas Indonesia dengan lawan-lawan yang memiliki gaya bermain yang sama sekali berbeda.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia," ucap Erick Thohir dikutip dari laman PSSI.
(rhr)

















































