Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti sebagai calon tunggal gubernur baru bank sentral.
Prasetyo mengatakan Prabowo mempertimbangkan rekam jejak serta kompetensi Destry di bidang keuangan. Menurut Prasetyo, pengalaman Destry selama puluhan tahun di sektor keuangan menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah.
"Yang pasti kan rekam jejak beliau. Rekam jejak beliau yang mulai dari ilmu, sarjana, sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun di bidang keuangan," ujar Prasetyo di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pengalaman di bidang keuangan, Prasetyo menyoroti posisi Destry yang telah dua periode menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
"Beliau juga dua kali, dua periode menjadi deputi gubernur senior. Itu salah satu alasan yang paling mendasar kan, tentunya kan kompetensi," ujar Prasetyo.
Prabowo mengusulkan nama Destry kepada DPR RI sebagai calon definitif Gubernur BI. Destry saat ini masih menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.
Usulan tersebut disampaikan melalui surat presiden (surpres) yang telah diserahkan kepada pimpinan DPR pada Senin (10/8).
Prasetyo sebelumnya mengatakan Destry merupakan satu-satunya nama yang diajukan Prabowo untuk mengisi posisi gubernur BI.
"Namanya tunggal, satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8).
Selain mengusulkan calon gubernur BI, Prabowo juga menyampaikan nama calon pengganti Deputi Gubernur Senior BI serta calon Deputi Gubernur BI melalui surpres tersebut.
Proses selanjutnya berada di DPR sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(lau/sfr)


















































