Jejak Sugiyanto, Nelayan RI Jadi Pahlawan saat Hutan Korsel Kebakaran

1 day ago 3

CNN Indonesia

Rabu, 02 Apr 2025 07:20 WIB

Nelayan Indonesia, Sugiyanto, menjadi pahlawan saat membantu evakuasi lansia dari kebakaran hutan di Korea Selatan. Kebakaran hutan dan lahan di Korsel diwarnai aksi heroik nelayan Indonesia. (via REUTERS/YONHAP NEWS AGENCY)

Jakarta, CNN Indonesia --

Aksi heroik dilakukan oleh nelayan asal Indonesia, Sugiyanto yang membantu proses evakuasi dalam bencana kebakaran hutan lahan (Karhutla) di Yeongdok, Korea Selatan (Korsel).

Mengutip Koreajoongangdaily, bersama kepala desa setempat, Yoo Myung-sin, Sugiyanto disebut ikut membantu proses evakuasi warga lanjut usia (lansia) dari kobaran api.

Sugiyanto bekerja di Korea Selatan sebagai nelayan. Ia berangkat ke negeri gingseng itu bermodalkan visa kerja sejak delapan tahun lalu. Kini ia sudah fasih berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Korea.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sugiyanto memiliki seorang istri dan seorang anak berumur lima tahun yang tinggal di Indonesia. Ia mengaku sangat mencintai Korea Selatan. Khususnya, desa tempat ia tinggal yang menganggapnya sebagai keluarganya sendiri.

"Saya harus kembali ke rumah setelah tiga tahun," ucap dia.

Usai proses evakuasi itu, ia mendapatkan telepon dari istrinya di Indonesia yang mengaku bangga dengan Sugiyanto dengan perannya dalam evakuasi itu. Sugiyanto pun merasa senang karena tak ada korban akibat dari karhutla yang melanda desanya tersebut.

Sugiyanto pun mengenang saat Karhutla Korsel terjadi pukul 11 malam waktu setempat, ia dan Yoo Myung-sin berlarian dari rumah ke rumah membangunkan warga yang masih tertidur, meminta mereka untuk melakukan evakuasi.

Ia bersama dengan Yoo Myung Shin membopong warga lanjut usia (lansia) di punggung mereka, berlari sekitar 300 meter ke titik evakuasi.

Salah seorang warga yang berusia 90 tahun mengingat momen itu. Ia merasa jika tak ada Sugiyanto, ia takkan tertolong pada momen itu.

"Jika bukan karena dia, kami semua pasti sudah meninggal. Saya tertidur saat menonton TV, tetapi saya terbangun karena mendengar teriakan," ucap dia.

"Ketika saya membuka pintu, Sugiyanto sudah ada di sana, dan dia menggendong saya keluar rumah," imbuhnya.

(mnf/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |