Jakarta, CNN Indonesia --
Tiga tim raksasa sedang berebut duduk di pucuk demi gelar juara Super League 2025/2026. Jarak poin yang tipis membuat persaingan kian sengit.
Persib Bandung, tim asal Jawa Barat, memimpin klasemen sementara dengan 50 poin dari 21 laga. Namun, posisi duduk Pangeran Biru tak nyaman karena diganggu Persija Jakarta.
Macan Kemayoran punya angka serupa dengan Maung Bandung dari total 23 pertandingan. Namun, karena unggul head to head, Persib berhak menempati posisi lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada sisi lain tim asal Kalimantan Timur, Borneo FC, juga punya peluang besar merangsek ke peringkat pertama. Pasukan Pesut Etam punya 46 poin dari 21 pertandingan.
Dengan tabungan dua pertandingan, Persib bisa menjauhi kejaran Persija, apabila sukses memetik hasil maksimal. Persib akan menjamu Madura United pada Kamis (26/2) malam.
Borneo FC juga punya peluang menggusur tim-tim di atasnya jika menang atas Arema FC pekan ini, plus menjalani laga tunda kontra Persib. Denyut persaingan pun makin terasa.
Bagi Persib, konsisten di jalur juara sudah terjaga sejak empat musim ke belakang. Dua musim terakhir mereka sukses menggondol trofi berkat konsistensi di akhir-akhir kompetisi.
Kini Maung Bandung kembali di jalur juara dan tetap diikuti Borneo FC. Serupa dengan empat musim terakhir. Adapun Persija baru kembali eksis di posisi tiga besar sejak tiga musim lalu.
Kehadiran Persija, yang lama dipandang sebagai pesaing sarat gengsi bagi Persib, membuat perlombaan menuju juara kian menarik dengan sentuhan dua tim klasik.
Keduanya adalah tim paling konsisten dalam lima laga terakhir. Persib menang beruntun sedangkan Persija hanya satu kali kalah dan sisanya mengantongi poin penuh.
Sementara penempatan posisi di papan klasemen masih sangat cair. Ini karena jadwal berat yang akan dihadapi oleh ketiga tim teratas di klasemen sama-sama bisa mengubah konstelasi.
Selepas pekan ini, rentetan laga akbar bakal tersaji. Persebaya versus Persib dan Persija kontra Borneo akan menemani malam pecinta sepak bola Indonesia di bulan suci Ramadan.
Baca lanjutan analisis ini di halaman selanjutnya>>>


















































