CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2026 16:00 WIB
Ilustrasi. Puasa Syawal adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan Syawal, tepatnya setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ramadhan akan segera berakhir meninggalkan umat Muslim. Setelah merayakan Idul Fitri, salah satu amalan yang dianjurkan adalah puasa Syawal. Lantas kapan puasa Syawal 2026?
Puasa Syawal adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan Syawal, tepatnya setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir laman MUI, menurut mazhab Imam Syafi'i, Imam Ahmad, dan ulama lainnya, umat Islam disunahkan untuk berpuasa selama enam hari. Anjuran tersebut berdasarkan hadis yang artinya:
"Sungguh Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR Muslim no 1164)
Karena memiliki keutamaan seperti yang dijelaskan hadis di atas, maka banyak umat Muslim yang hendak melaksanakannya. Yang jadi pertanyaan, kapan puasa Syawal 2026?
Waktu pelaksanaan puasa Syawal
Melansir NU Online, idealnya puasa sunah Syawal selama enam hari dan dilakukan persis setelah Idul Fitri secara berurutan terus menyambung. Karena itu, puasa Syawal mulai bisa dilakukan pada 2-7 Syawal.
Namun, orang yang berpuasa di luar tanggal itu, sekalipun tidak berurutan, tetap mendapat keutamaan puasa Syawal seperti pahala puasa wajib setahun penuh.
Untuk puasa Syawal 2026 yang dilakukan secara berurutan, waktu pelaksanaannya masih menunggu hasil sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026.
Sementara PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Dengan demikian, kapan puasa Syawal 2026? Jawabannya adalah warga Muhammadiyah sudah bisa melaksanakan puasa Syawal pada 21 Maret 2026, sementara yang mengikuti ketentuan pemerintah masih harus menunggu hasil sidang Isbat.
(pua/fef)
Add
as a preferred source on Google


















































