Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa mengaku tidak kaget dengan gol dramatis yang dicetak kiper Benfica, Anatoliy Trubin di matchday terakhir Liga Champions, Kamis (29/1) dini hari WIB.
Trubin mencetak gol pada detik terakhir laga melalui sundulan di Stadion Da Luz yang membuat Benfica menang 4-2. Gol itu membantu Benfica lolos ke babak playoff sedangkan Madrid gagal lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.
"Ini bukan pertama kalinya seorang kiper mencetak gol ke gawang [tim] saya," ujar Arbeloa seperti dilansir dari Marca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelas mereka harus mengambil risiko; kami kehilangan dua pemain [karena kartu merah] dan kami juga perlu mencetak gol berada di posisi delapan besar. Mereka mengambil risiko, kami juga dan pada akhirnya mereka yang menang," katanya melanjutkan.
Soal kekalahan dari Benfica, Arbeloa mengatakan hal ini dikarenakan banyak hal yang kurang dari Madrid. Hal ini yang pada akhirnya bisa dimanfaatkan Benfica untuk mengamankan kemenangan.
"Kami kekurangan banyak hal, sangat banyak. Ini adalah pertandingan Liga Champions melawan tim yang bermain mati-matian di depan penggemar mereka," tutur Arbeloa.
"Mereka bermain dengan intensitas tinggi, mereka menyerang dengan sangat baik. Kami kekurangan banyak hal untuk mengalahkan Benfica hari ini."
Kekalahan dari Benfica membuat Madrid finis di posisi kesembilan klasemen Liga Champions. Hal ini membuat Los Merengues harus tampil di babak playoff memperebutkan tiket lolos ke babak 16 besar.
(jal/ptr)

















































