Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkirakan jumlah pendaftar program Magang Hub angkatan kedua mencapai 600 ribu orang. Angka tersebut jauh melampaui kuota peserta yang disiapkan pemerintah sebanyak 150 ribu orang.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus memasuki dunia kerja.
"Angkatan kedua ini diperkirakan yang mendaftar sekitar 500 ribu sampai 600 ribu orang. Sementara yang diterima cuma 150 ribu orang," ujar Afriansyah dalam Podcast Money Honey CNN Indonesia, Selasa (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan pendaftaran Magang Hub angkatan kedua dijadwalkan dibuka pada 12 Juli 2026. Pemerintah menambah kuota peserta menjadi 150 ribu orang setelah pada angkatan pertama menerima sekitar 100 ribu peserta.
Menurut Afriansyah, tingginya jumlah pendaftar tidak terlepas dari besarnya populasi usia produktif di Indonesia yang tengah menikmati bonus demografi.
"Indonesia ini penduduknya besar, ada 280 juta. Usia produktif lebih besar, bonus demografi ini harus kita sadari. Mau tidak mau pemerintah harus betul-betul menyiapkan peluang-peluang pekerjaan agar mereka bisa mendapatkan tempat bekerja," ujar Afriansyah.
Afriansyah mengatakan pada pelaksanaan Magang Hub angkatan pertama, jumlah pendaftar juga jauh melebihi kuota yang tersedia. Saat itu, sekitar 400 ribu orang mendaftar, namun hanya sekitar 100 ribu peserta yang diterima.
Program Magang Hub merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja selama enam bulan di perusahaan mitra.
Peserta juga memperoleh uang saku senilai upah minimum di daerah tempat magang.
Meski demikian, Afriansyah menegaskan peserta yang telah mengikuti Magang Hub tidak diperbolehkan kembali mendaftar pada angkatan berikutnya. Kebijakan itu dilakukan agar kesempatan dapat diberikan kepada lulusan baru lainnya.
"Yang sudah sekali daftar cukup satu kali. Kesempatannya diberikan kepada teman-teman yang lain yang belum mendapatkan kesempatan," ujarnya.
(lau/sfr)
Add
as a preferred source on Google


















































