Kesaksian Mencekam Detik-detik Kapal Virgo Miring hingga Tenggelam

5 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Salah seorang penumpang Kapal Virgo Transport 8 bernama Ahmad Saudi menceritakan kesaksian detik-detik kapal Virgo yang ditumpanginya miring hingga tenggelam di lautan.

Ahmad merupakan salah satu penumpang selamat dari insiden kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut. Ia dievakuasi dengan MV Haida ke Banjarmasin.

Ditemui detikKalimantan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9), Ahmad mengaku tengah tidur ketika insiden terjadi. Ia terbangun karena orang-orang dalam kapal berlarian. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya sangat singkat. Waktu saya tidur di kursi, orang berlarian. Saya tanya kenapa? Kapal miring. Terus saya berdiri, ternyata miring sungguhan," cerita Ahmad.

Di tengah situasi chaos itu, Ahmad langsung berpegangan pada jendela, sementara kapal dengan cepat miring hingga Ahmad harus berpindah ke bagian atas kapal.

Ahmad berusaha bertahan selama mungkin di kapal sampai ia akhirnya ada perahu karet yang dilepas ke lautan.

"Langsung saya lari ke bawah, terus saya ke jendela, saya pegangan sampai kapal itu miring. Abis miring, saya naik ke atas, nunggu sampai kapal tenggelam. Baru ada kapal karet itu keluar, baru saya loncat," lanjutnya.

Ahmad menyebut, masih banyak penumpang yang berada di dalam kamar-kamar kelas ekonomi ketika kapal miring. Ia menduga para penumpang yang mayoritas perempuan dan anak-anak itu terjebak. Sementara para penumpang laki-laki yang berada di luar kamar dengan segera menyelamatkan diri.

"Tapi yang lain, ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya. Sedangkan alarm pemberitahuan aja nggak ada. Nggak ada tanda-tanda. Yang keluar ini kan supir-supir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar," katanya.

Menurut Ahmad, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Meski sudah selamat di perahu karet, Ahmad mengaku situasi tak langsung aman. Kondisi ombak dan angin kencang membuat perahunya terombang-ambing hebat.

"Cuacanya angin, (gelombang) terasa. Wong saya di kapal karet itu aja 3 jam dihantam ombak. Wis pokoknya gelombangnya besar, tinggi. Untung saya sudah loncat di karet itu. Yang keluar ini kan supir-supir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar," ceritanya.

Sejumlah penumpang Kapal Virgo Transport 8 dievakuasi dengan beberapa kapal penolong menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Data terakhir per pukul 17.00 Wita, Minuggu, sebanyak 153 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat maupun meninggal dunia.

Pantauan detikKalimantan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, salah satu kapal penyelamat yakni MV Haida telah bersandar pukul 18.00 Wita. Kapal ini tercatat mengangkut 69 penumpang selamat.

Selain MV Haida, beberapa kapal lain yang dikerahkan yakni TB TCP, TB Mauhan, dan KM Cahaya Bahari. Per pukul 14.30 Wita, terkonfirmasi ada 6 korban meninggal dunia (MD). Lima orang di antaranya diangkut di TB TCP, sementara satu korban MD di TB Mauhaw.

Selengkapnya di sini.

(gil)

Read Entire Article
| | | |