Jakarta, CNN Indonesia --
Dua raksasa Italia, Inter Milan dan Juventus berada di ujung tanduk dalam perjalanan di Liga Champions musim ini. Padahal saat ini kompetisi baru memasuki fase playoff menuju 16 besar Liga Champions.
Inter dan Juventus hanya finis di posisi di luar delapan besar pada ajang Liga Champions. Karena itulah, mereka harus menjalani laga di babak playoff untuk menuju 16 besar.
Di babak 16 besar, baik Inter maupun Juventus menghadapi lawan yang kualitasnya di atas kertas, ada di bawah mereka. Inter berjumpa Bodo/Glimt dan Juventus berjumpa Galatasaray.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Kamis (19/2), Inter tumbang di hadapan Bodo/Glimt. Inter kalah dengan skor 1-3 dari Bodo/Glimt.
Pio Esposito sempat menyamakan skor jadi 1-1 di menit ke-30 untuk membalas gol Sondre Brunstad Fet sepuluh menit sebelumnya. Namun Bodo/Glimt bisa mencetak dua gol tambahan di babak kedua lewat Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh di babak kedua.
Sehari sebelumnya, Juventus menderita kekalahan lebih telak di markas Galatasaray. Meski sempat unggul 2-1, Bianconeri malah kebobolan empat gol dan harus mengakhiri laga dengan skor 2-5.
Dengan kekalahan telak ini, Inter dan Juventus berada di ujung tanduk. Namun peluang bagi mereka untuk bangkit belum sepenuhnya tertutup.
Inter dan Juventus akan bertindak sebagai tuan rumah di laga kedua. Dengan dukungan penuh suporter, mereka bakal berusaha mengejar defisit gol yang mereka alami saat ini.
Leg kedua Liga Champions akan berlangsung pekan depan.
(ptr/nva)


















































