Lowongan Kerja di Singapura Bakal Dibuka Besar-besaran

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Singapura bersiap membuka lowongan kerja dalam jumlah besar dengan total 15.700 lapangan kerja selama lima tahun ke depan.

Dewan Pembangunan Ekonomi (EDB) Singapura menyebut capaian investasi senilai US$11,1 miliar (sekitar Rp186 triliun) pada 2025 memicu peningkatan jumlah lowongan kerja, pada Senin (9/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

EDB menyebut penciptaan lapangan kerja akan didominasi di sektor jasa (40 persen), manufaktur (37 persen), dan penelitian dan pengembangan serta inovasi (23 persen).

Sebagian besar posisi yang tersedia merupakan peran profesional, manajer, eksekutif, dan teknisi (PMET).

"Ini akan menciptakan peluang bagi lulusan baru dan karyawan yang sudah berpengalaman. Program ini akan menawarkan jalur karier yang bermakna bagi para pekerja kami, terutama mereka yang memiliki keahlian yang dibutuhkan dan telah berprestasi," ujar ketua EDB Png Cheong Boon, dikutip CNA.

Selain itu, Png menegaskan program ini akan menawarkan kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru dan mengambil peran baru.

[Gambas:Video CNN]

Namun, proyek penciptaan 15.700 lapangan kerja baru selama lima tahun ke depan merupakan yang terendah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, sekitar 18.700 lapangan kerja baru diperkirakan tercipta dalam periode yang sama.

Menurut Png, penurunan jumlah lapangan kerja terjadi di seiring meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan dalam operasional bisnis.

"Namun, persentase lapangan kerja berkualitas yang akan tercipta dari investasi yang diperoleh pada 2025 tetap tinggi," ujarnya.

"Lebih dari dua pertiga dari pekerjaan baru yang dijanjikan diperkirakan memiliki gaji bulanan kotor di atas US$5.000 (sekitar Rp84 juta)," tambah dia.

Sementara itu, Direktur Pelaksana EDB, Jermaine Loy, menambahkan seiring dengan perubahan industri, peran pekerjaan yang tersedia juga terus mengalami perkembangan.

"Lebih dari sebelumnya, mereka membutuhkan kemampuan digital yang kuat, dan beberapa membutuhkan keahlian baru dan khusus," kata Jermaine.

Untuk menghasilkan jumlah lapangan kerja yang setara, Singapura perlu menarik lebih banyak proyek baru.

Hal ini menuntut keterlibatan perusahaan dari lebih banyak sektor dan wilayah, mencakup berbagai skala bisnis dan tahap pertumbuhan.

"Untuk menjaga daya saing dan mengamankan lebih banyak investasi, kami harus meningkatkan fokus pada sektor-sektor yang telah menjadi kekuatan Singapura, memperkuat kepemimpinan global, dan memaksimalkan keunggulan kompetitif yang dimiliki," ujar Png.

Ia mencontohkan sektor kedirgantaraan Singapura sebagai salah satu mesin pertumbuhan terkuat di Singapura.

"Selama bertahun-tahun, kami telah membangun industri pemeliharaan, perbaikan, dan perombakan kedirgantaraan yang solid, termasuk posisi terdepan secara global dalam perbaikan komponen mesin pesawat," tambah dia.

(rnp/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |