Lukisan Cadas Prasejarah di Gua Sulawesi Masuk Guinness World Records

1 hour ago 5

CNN Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 15:00 WIB

Lukisan Cadas Prasejarah di Gua Sulawesi Masuk Guinness World Records Penemuan Terbaru Seni Cadas Berusia 67.800 Tahun di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. (AFP/MAXIME AUBERT)

Jakarta, CNN Indonesia --

Guinness World Records secara resmi mengakui lukisan cadas prasejarah di Indonesia sebagai narasi cerita atau storytelling tertua di dunia. Capaian ini diharapkan bakal mendongkrak potensi besar sektor arkeowisata nasional.

Peneliti Pusat Riset Arkeologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Adhi Agus Octaviana, menyebutkan bahwa Indonesia merupakan rumah bagi ratusan situs gambar cadas bernilai sejarah tinggi yang tersebar di berbagai kawasan karst.

"Melalui publikasi Januari lalu, diketahui usia minimum lukisan cadas prasejarah dari cangkang di Leang Metanduno (Pulau Muna, Sulawesi Tenggara) mencapai 67.800 tahun. Ini menjadi bukti konkret keberadaan manusia modern awal di Nusantara," ujar Adhi dalam agenda BRIN Goes to Industry 4 di Jakarta, seperti dilansir Detik, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain seni non-figuratif tertua tersebut, Indonesia juga memegang rekor untuk bukti adegan cerita tertua di dunia yang ditemukan di Sulawesi Selatan.

Temuan yang telah terbit di jurnal ilmiah bereputasi Nature ini mencakup adegan naratif berusia 51.000 tahun serta adegan berburu tertua di dunia berumur 48.000 tahun.

Di antara sekian banyak situs, Gua Metanduno di Pulau Muna menjadi salah satu yang paling potensial untuk dikembangkan, karena lokasinya yang lebih mudah diakses oleh wisatawan. Namun, aksesibilitas ini membawa tantangan tersendiri bagi kelestarian situs.

Adhi memaparkan bahwa paparan uap udara dan suhu panas dari tubuh pengunjung berisiko mempercepat kerusakan serta pengelupasan dinding gua yang menjadi media lukisan purba tersebut. Oleh karena itu, regulasi ketat terkait pembatasan kuota pengunjung sangat diperlukan.

Guna menjembatani kebutuhan edukasi wisata dan konservasi, BRIN mengoptimalkan teknologi digital lewat kolaborasi dengan platform Google Arts & Culture.

Melalui inovasi ini, masyarakat luas dapat menikmati ilustrasi hingga mengikuti tur virtual ke puluhan situs gambar cadas Nusantara secara gratis tanpa harus mengancam kelestarian fisik situs aslinya.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |