Jakarta, CNN Indonesia --
Bapak Ekonomi Syariah yang juga Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin mengatakan perkembangan ekonomi syariah dalam negeri cukup menggembirakan.
Perkembangan menggembirakan ini katanya, bisa dilihat dari banyak hal.
Pertama, total aset syariah Indonesia yang kini sudah mencapai Rp10.542 triliun. Total aset itu tumbuh 10,6 persen secara tahunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan itu melampaui laju pertumbuhan sektor keuangan nasional yang sebesar 10 persen.
Kedua, semakin besarnya kontribusi sektor keuangan syariah terhadap perekonomian nasional.
Ia mengatakan rasio total aset keuangan syariah terhadap PDB telah mencapai 52 persen, melampaui target RPJMN yang sebesar 45,38 persen.
"Di sisi lain, pangsa pasar keuangan syariah juga terus meningkat menjadi 26 persen dari total aset keuangan syariah," katanya dalam Anugerah Adinata Syariah di Auditorium Bank Mega, Senin (6/7) malam
Kemajuan ketiga, tercermin pada sektor riil. Ia mengatakan halal value chain telah memberikan kontribusi sebesar Rp1.524 triliun, atau sekitar 24,8 persen terhadap PDB, dengan pertumbuhan 6,21 persen dibanding dengan tahun sebelumnya.
"Berbagai capaian tersebut merupakan buah sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, regulator, pelaku usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang semakin kokoh dan berdaya saing," katanya.
Meski sudah menggembirakan, ia mengingatkan pelaku ekonomi syariah agar jangan hanya kita mengejar pertumbuhan, tapi juga pemerataan supaya memberikan manfaat ke masyarakat.
(lau/agt)
Add
as a preferred source on Google


















































