Masyarakat Diimbau Beralih ke eSIM demi Keamanan, Berikut Beberapa Keuntungannya

1 day ago 4

Masyarakat Diimbau Beralih ke eSIM demi Keamanan, Berikut Beberapa Keuntungannya

Ilustrasi.

JAKARTA – Masyarakat Indonesia diimbau untuk beralih ke kartu SIM digital atau eSIM (embedded Subscriber Identity Module) guna meningkatkan keamanan di ruang digital. Teknologi eSIM diytakini dapat menjadi kunci dalam melawan kebocoran data dan penyalahgunaan identitas yang menjadi ancaman yang semakin berbahaya.

"e-SIM adalah solusi masa depan. Dengan integrasi sistem digital dan pendaftaran biometrik, teknologi ini memberikan perlindungan ganda terhadap penyalahgunaan data serta kejahatan digital yang marak seperti spam, phishing, dan judi online," demikian disampaikan Menteri Komunikasi Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam keterangan resmi.

Selain pengganti kartu SIM fisik, e-SIM yang tertanam langsung dalam perangkat menghadirkan efisiensi bagi pengguna dan operator. Bukan hanya meningkatkan keamanan data pribadi, teknologi ini juga memperkuat ekosistem Internet of Things (IoT) serta mendukung efisiensi operasional industri telekomunikasi.

Meutya menyoroti pentingnya pembatasan jumlah nomor seluler yang terdaftar atas satu Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2021, saat ini berlaku batas maksimal tiga nomor per operator, atau total sembilan nomor untuk tiga operator berbeda.

"Ada kasus di mana satu NIK digunakan lebih dari 100 nomor. Ini sangat rawan untuk kejahatan digital dan membuat pemilik NIK yang sebenarnya harus menanggung akibat dari sesuatu yang tidak ia lakukan," ungkap Menkomdigi.

Sebagai langkah lanjutan, Kementerian Komunikasi dan Digital akan menerbitkan Peraturan Menteri (Permenkomdigi) baru. Ini bertujuan memperketat pengawasan terhadap pembatasan tersebut, sekaligus memperkuat aspek verifikasi identitas dalam proses registrasi.

Read Entire Article
| | | |