Menanti Hujan Meteor Paling Terang dan Lokasi Terbaik Melihatnya

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Rabu, 28 Jan 2026 09:45 WIB

Dari semua peristiwa langit seperti gerhana sampai supermoon, salah satu yang sangat menarik adalah hujan meteor. Ilustrasi hujan meteor. (REUTERS/CARLOS BARRIA)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Langit tak jarang terlihat menakjubkan, khususnya ketika malam hari dengan banyaknya benda langit yang bisa dilihat. Peristiwa langit juga momen ditunggu-tunggu bagi banyak orang. 

Manusia kerap menantikan bagaimana menakjubkannya benda langit ketika menampakkan diri dari atas. Dari semua peristiwa langit seperti gerhana sampai supermoon, salah satu yang sangat menarik adalah hujan meteor.

Beberapa orang sering menyebut fenomena ini sebagai "bintang jatuh". Selain itu, peristiwa hujan meteor ini sering kali bisa dilihat dengan mata telanjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip Travel and Leisure, Hujan meteor sebenarnya merupakan puing-puing kosmik yang memasuki atmosfer bumi. Untuk bisa melihat fenomena ini, ada dua kuncinya. Pertama adalah kesabaran, karena durasinya yang cepat dan tak terduga. Yang kedua adalah langit yang gelap tanpa sinar bulan.

Cahaya bulan sering menjadi penghalang pandangan mata ketika melihat hujan meteor, meskipun itu hujan meteor paling terang sekalipun tetap terlihat kecil dari bumi dan semakin terlihat kabur apabila bulan bersinar terang.

Nah, kabar baiknya, tahun 2026 menjadi kesempatan emas apabila ingin melihat hujan meteor dengan jelas. Diprediksi sekitar 14 Juli hingga 1 September 2026, bumi akan melihat fenomena hujan meteor paling terang di tahun 2026, menurut laporan Space.

Puncaknya akan terjadi ketika fase siklus Bulan Baru (New Moon). Pada saat itu, langit akan sepenuhnya gelap tanpa cahaya bulan, sehingga fenomena hujan meteor akan terlihat jelas.

Ada beberapa hujan meteor yang bisa disaksikan. Jika kamu ingin menonton peristiwa langit yang indah ini, catat kapan dan di mana kamu bisa menyaksikannya dengan jelas, seperti dilansir dari Travel and Leisure.

Hujan Meteor Perseids

Hujan meteor yang dinamakan "Perseids" diperkirakan akan terjadi pada malam hari di tanggal 12 Agustus sampai fajar di tanggal 13 Agustus 2026.

Diyakini ada 4.500 meteor yang akan melintasi langit malam. Setiap jamnya, diperkirakan akan ada 50 sampai 100 meteor yang dapat dilihat.

Jika ingin melihat Perseids dengan paling jelas, disarankan untuk pergi ke belahan bumi utara. Sebelum fajar tiba di tanggal 13 Agustus 2026, ini adalah waktu terbaik untuk melihat spektakulernya hujan meteor Perseids karena kondisi langit sedang sangat gelap.

Bahkan, jika kamu sedang berada di Islandia, Greenland dan Spanyol selama momen puncak Perseids, kemungkinan kamu bisa lihat peristiwa langit ini terjadi di siang hari. Tahun ini, Perseids bertepatan dengan gerhana matahari total yang terjadi pada 12 Agustus 2026 di negara-negara tersebut.

Hujan Meteor Orionids

Menyusul Perseids, ada peristiwa langit yang bisa disaksikan pada bulan Oktober, bumi akan melihat fenomena "Orionids" di atas langit.

Hujan meteor kali ini momen puncaknya bisa dilihat sekitar 21-22 Oktober 2026. Fenomena tersebut bertepatan dengan fase siklus Bulan Cembung (Gibbous). Saat ini, kondisi langit sedikit lebih terang, sehingga meteor mungkin tidak terlalu terang.

Disarankan jika ingin melihat dan mengamati Orionids, bisa mencari lokasi yang langitnya tergelap. Kamu bisa hindari lokasi yang banyak paparan cahaya, misalnya jauh dari kota. Diprediksi akan ada 20 meteor yang bisa dilihat per jamnya.

Hujan Meteor Geminids

Memasuki Desember, ada hujan meteor lainnya yaitu "Geminids". Puncaknya terjadi pada 13-14 Desember. Geminids bertepatan dengan fase siklus Bulan Sabit redup, sehingga hujan meteor ini akan terlihat lebih jelas dibandingkan Orionids.

Cahaya bulan yang redup ketika Geminids terjadi bisa menyuguhkan pemandangan hujan meteor dengan lebih terang dan mengesankan. Diprediksi setiap jamnya akan terlihat 120 meteor melintasi langit ketika kondisi langitnya gelap sempurna.

(ana/wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |