Militer Rusia Beber Israel Berisiko Binasa jika Perang Berlanjut

1 hour ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pejabat militer senior Rusia mengatakan Israel berisiko "setop eksis sebagai sebuah negara" jika konflik di Timur Tengah terus meningkat.

Dikutip Middle East Monitor, Anadolu Agency melaporkan bahwa pejabat itu mengklaim tujuan utama Tel Aviv adalah untuk meningkatkan konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Ia juga menambahkan Tel Aviv menyeret AS dan NATO ke dalam perang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Kepala Direktorat Militer-Politik Utama Rusia dan Komandan Pasukan Khusus Akhmat, Letnan Jenderal Apti Alaudinov, mengatakan bahwa konflik regional mungkin akan semakin intensif.

"Kita harus menyadari bahwa perang di Timur Tengah hanya akan meningkat. Saya percaya bahwa justru itulah tujuan Israel, untuk meningkatkan konflik semaksimal mungkin dan menyeret AS serta seluruh blok NATO ke dalamnya," kata Alaudinov.

Alaudinov kemudian memperingatkan Israel agar tidak melebih-lebihkan kekuatan militernya.

"Pada akhirnya, mereka akan melebih-lebihkan kekuatan mereka dan akan lenyap sebagai sebuah negara," ujarnya.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Sebagai tanggapan, Teheran melancarkan serangan terhadap negara-negara di kawasan yang menampung aset AS.

Pada Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri perang dan membuka jalan bagi kesepakatan yang lebih luas. Namun, kesepakatan itu kemudian gagal di tengah tuduhan pelanggaran dari kedua pihak dan kembali meningkatnya permusuhan.

Sejak saat itu, upaya diplomatik belum menghasilkan terobosan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz maupun dimulainya kembali negosiasi mengenai kesepakatan yang lebih luas.

(mge/bac)

placeholder

Read Entire Article
| | | |